BREAKING NEWS
 

BGN Edukasi Cara Olah Makanan Higenis Kepada 3.600 SPPG se-Sultra

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Minggu, 21 September 2025 21:23 WIB
Suasana sosialisasi tata cara mengolah makanana yang higenis di SPPG se-Sultra oleh BGN. (Foto: Antara/La Ode Muh Deden Saputra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Gizi Nasional Regional Wilayah Sulawesi Tenggara memberikan edukasi tata cara mengolah makanan yang higenis di 3.600 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penjamah makanan dalam mengolah bahan makanan bergizi gratis (MBG) se-Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN Sultra Rifani Agnes Eka Wahyuni mengatakan, pelatihan diberikan untuk mengedukasi relawan SPPG dan penjamah makanan dalam mengolah bahan makan yang higienis dan baik.

Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, gizi makanan yang disiapkan untuk penerima manfaat MBG tetap tercukupi sehingga terhindar dari kejadian luar biasa seperti keracunan atau makanan tidak layak konsumsi.

"Jadi, melalui pelatihan ini kami memberikan informasi dan pengetahuan baru kepada para relawan dapur SPPG apalagi mayoritas relawan ibu rumah tangga yang mungkin secara keilmuan belum mendapatkan pelatihan seperti penjamuan," kata Agnes dalam keterangannya, Minggu (21/9/2025).

Ia menjelaskan, pelatihan kepada 3.600 SPPG dibagi tiga lokasi, yaitu Kota Kendari, Kota Baubau, dan Muna. Kendari ada 1.750 relawan yang juga berasal dari Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Utara.

Baca juga : PGN Targetkan Bangun Jargas 44.000 SR Di Surabaya

"Sementara di Kota Baubau, Buton, Buton Tengah dan Buton Selatan. Ada juga Satu lokasi untuk Muna dan Muna Barat. Jadi, total 3.600 se-Sultra," ucap Agnes.

Ia menjelaskan, selain edukasi cara pengelolaan bahan makanan MBG, para peserta juga diberikan pemahaman terkait sanitasi dan kebersihan baik selama persiapan pengolahan bahan pangan maupun di saat pendistibusian.

Dalam sanitasi ini, para relawan dan penjamah makanan diminta mengecek secara berkala kondisi kebersihan air dan wadah yang digunakan untuk makanan bergizi.

Adsense

Kemudian, SPPG juga diajarkan untuk pengelolah limbah atau sampah dari dapur MBG sehingga dampaknya tidak mencemari lingkungan yang bisa berdampak terkontaminasinya makanan.

"Bahwa dalam tugasnya dari SPPG dan penjamah makanan oleh MBG tidak mengurangi atau memberikan beban berlebih masyarakat dan lingkungan sekitar," jelasnya.

Baca juga : Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Bukan Permanen, Tapi Bentuk Kepedulian

Rifany mengatakan, dampak dari pelatihan tersebut, SPPG dan penjamah makan yang dikelola oleh BGN bisa memberikan hasil yang maksimal khususnya kualitas gizi makanan untuk para pelajar maupun ibu hamil.

Ketua Tim Infokom dan pemasaran BPOM Kendari Hasnah Nur menambahkan, dalam penyediaan bahan makanan petugas SPPG harus teliti melihat bahan sebelum diolah di dapur MBG.

Kemudian, untuk bahan makanan wajib disimpan di ruangan atau tempat dengan kondisi suhu tidak bawah lima derajat dan melebihi 18 derajat.

"Untuk bahan makanan seperti daging, atau ikan pastikan tidak berubah warna dan teksturnya serta hal yang tidak boleh, makanan beku yang sudah dicairkan tidak boleh disimpan atau dibekukan lagi," sebut Hasnah.

Menurutnya, bahan makanan yang sudah berubah tekstur atau disimpan dalam dengan suhu yang tidak sesuai maka bisa terkontaminasi bakteri dan menurunkan kualitas gizi.

Baca juga : Tiga Ruas Tol Regional Nusantara Alami Lonjakan Lalin Pada H-3 Lebaran

Haznah juga menyampaikan jika makanan sudah diolah, wajib diperiksa kondisi suhu secara berkala sebelum didistribusikan. Apalagi anjuran WHO makanan sehat yang layak konsumsi paling lama dua jam setelah diolah.

"Selain itu alat-alat yang disiapkan mengolah bahan makanan tidak boleh disimpan di lantai. Dan orang yang menyajikan harus memakai alat pelindung diri (APD) lengkap," tambah Haznah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense