BREAKING NEWS
 

Akad Massal 26 Ribu Rumah Subsidi Digelar di Bogor, Prabowo Bangga, Guru-Buruh Terharu

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 30 September 2025 07:53 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal KPR 26 ribu rumah subsidi, di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara akad massal 26 ribu rumah subsidi di Pesona Kahuripan, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). Kepala Negara bangga dan senang, program rumah subsidi sukses, bahkan melampaui target. Para buruh dan guru yang menerima rumah ini, juga Matanya berkaca-kaca.

Prabowo tiba di lokasi pukul 14.42 WIB didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Acara akad massa digelar di sebuah tenda besar yang didirikan di tengah lapangan di sekitar perumahan. Ribuan masyarakat penerima manfaat program ini, memadati lokasi. Acara serupa digelar di berbagai daerah. Mereka hadir secara daring dalam monitor yang ditampilkan di atas panggung.

Di lokasi, hadir juga Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Staf Presiden M Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah kepala daerah.

Kedatangan Prabowo disambut tepuk tangan meriah. Sejumlah emak-emak yang mengenakan seragam putih, memainkan rebana untuk menyambut Prabowo. Prabowo manggut-manggut sambil tepuk tangan.

Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi kerja keras Maruarar Sirait alias Ara dalam menjalankan Program 3 Juta Rumah untuk Rakyat. “Memang Menteri Ara janji awal akad KPR itu 25 ribu unit, tapi hari ini justru dihadirkan 26 ribu unit. Ini agak anomali buat bangsa kita," pujinya.

Prabowo lantas mencontohkan yang selama ini dianggap sulit diwujudkan, kini justru berhasil dituntaskan dengan baik oleh Ara. "Biasanya janji setinggi langit hasilnya tak tercapai, tapi kali ini terbalik. Ini tanda-tanda perubahan, transformasi mental pejabat kita. Terima kasih Pak Menteri PKP," sambungnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Prabowo menegaskan, rumah bukan hanya kebutuhan rakyat, tetapi juga motor penggerak ekonomi nasional. "Karena itu, target 3 juta rumah harus kita kejar dan capai. Pemimpin harus berani bercita-cita tinggi, bekerja keras, dan tidak menyerah pada hambatan,” ucapnya.

Baca juga : Tunda Tarik Pajak, Stop Kenaikan Cukai Rokok: Purbaya Makin Harum

Selain itu, Prabowo menyampaikan rasa bangga dan haru atas kisah sukses Angga (mantan office boy di Pesona Kahuripan Group) dan Wawan (seorang tukang ojek) yang kini sukses menjadi pengusaha properti dengan keuntungan mencapai Rp 120 miliar. Keduanya sempat diperkenalkan Maruarar kepada Prabowo sebagai contoh nyata anak muda yang memulai karier dari bawah, hingga berhasil menjadi pengembang perumahan.

Prabowo menegaskan, kisah Angga dan Wawan merupakan bukti kesuksesan dapat diraih tanpa korupsi dan koneksi. Menurut Prabowo, keberhasilan dua pengusaha muda ini simbol masa depan Indonesia.

“Kalau seorang mantan office boy dalam delapan tahun bisa menghasilkan Rp 120 miliar tanpa nyolong, tanpa korupsi, ini adalah putra Indonesia yang harus kita banggakan. Kerja keras, kreatif, tulus, dan ikhlas. Saya jenderal, saya hormat pada mereka,” puji Prabowo. 

Prabowo mengingatkan, kisah inspiratif Angga dan Wawan harus menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia. Juga, peringatan bagi para koruptor bahwa kekayaan sejati hanya dapat diraih melalui kerja keras dan pengabdian. 

“Ini masa depan kita. Dari anak-anak muda yang sederhana, tanpa latar belakang istimewa, tapi dengan semangat pantang menyerah bisa membuktikan diri. Saya percaya akan lahir banyak Angga dan Wawan lain di seluruh Indonesia,” ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu. 

Adsense

Dalam laporannya, Ara berjanji tidak akan menaikkan bunga KPR subsidi. Kepastian ini sejalan dengan arahan Prabowo agar pembangunan rumah subsidi terus bergeliat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bunga rumah subsidi buat rakyat tidak naik. Ini berkat dukungan Presiden Prabowo agar pembangunan rumah subsidi tembus 3 juta unit,” ucapnya.

Baca juga : Tata Kelola MBG Dievaluasi Total, Prabowo Utamakan Keselamatan Anak

Politisi Partai Gerindra ini melanjutkan, program pembangunan 3 juta rumah subsidi merupakan bukti nyata keberpihakan Pemerintah kepada rakyat. Program ini diproyeksikan tidak hanya menjawab kebutuhan papan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan produktivitas industri perumahan.

Ara juga berencana menghadirkan rumah subsidi di kawasan yang lebih strategis, termasuk di tengah kota. Selama ini, rumah subsidi lebih banyak berkembang di wilayah pinggiran. Hal ini karena tingginya harga lahan di area perkotaan.

Untuk menyiasati hal tersebut, Ara berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah Pemerintah Daerah. Antara lain Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bandung. Kolaborasi ini diharapkan dapat memanfaatkan lahan strategis milik pemerintah daerah untuk pembangunan rumah subsidi yang lebih dekat dengan pusat kota.

Ara menjelaskan, hunian subsidi yang akan dibangun di kawasan perkotaan nantinya berbentuk rumah vertikal atau rumah susun (rusun). Skema ini dianggap lebih sesuai dengan kondisi kota besar yang padat penduduk dan memiliki keterbatasan lahan.

Di akhir acara, Prabowo turut menyerahkan secara simbolis kunci rumah subsidi kepada sejumlah penerima manfaat. Prabowo maju ke depan panggung dengan membawa replika kunci berwarna putih. Tepuk tangan meriah mengiringi langkahnya. 

Bersyukur Tak Lagi Ngontrak

Rasa haru dan senang menyelimuti keluarga kecil guru SMK Negeri 65 Jakarta, Imam Farniawan (35 tahun). Ia bersyukur memiliki rumah impian di Pesona Kahuripan 10 melalui program rumah subsidi pemerintah.

“Haru sekaligus bangga. Sebenarnya nggak kepikiran bakal punya rumah secepat ini. Tapi, Allah nunjukin jalan-Nya, nunjukin kuasa-Nya, dikasih kemudahan. Alhamdulillah sekarang bisa seperti ini, punya rumah,” ujar Imam

Baca juga : Bulan Depan, Jokowi Mulai Manggung Di Luar Negeri

Sebelum akhirnya mengambil rumah subsidi, Imam dan istri mengontrak di wilayah Depok, Jawa Barat. “Saya ngontrak itu sekitar setahun tiga bulan,” katanya.

Rasa syukur yang sama disampaikan Mugiyono (37 tahun), seorang wirausaha montir bengkel sepeda motor. Setelah 15 tahun mengontrak, Mugiyono kini bisa memiliki rumah impian bersama istri dan anaknya, di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, dari Program 3 Juta Rumah.

“Rumah subsidi itu sangat berarti buat kaum menengah ke bawah seperti saya ini. Sebelumnya ngontrak di Bekasi selama 15 tahun,” ujarnya penuh haru, matanya berkaca-kaca.

Mugiyono mengatakan, rumah subsidi memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarganya. Dia pun kini semakin semangat kerja.

“Waktu ngontrak itu kita mengeluarkan uang, tapi rumahnya nggak buat kita sendiri. Kalau setelah memiliki rumah subsidi ini, nantinya akan menjadi rumah kita sendiri. Itu yang bikin semangat sama keluarga,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense