BREAKING NEWS
 

Hari Ini, 50 Ribu Buruh Gelar Apel Besar Kebangsaan Di Jababeka

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 15 Oktober 2025 07:33 WIB
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea (kemeja kotak-kotak) dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal (tengah) dalam konferensi pers persiapan Apel Besar Kebangsaan, di Kantor DPP KSPSI, Jakarta, Selasa (14/10/2025). Foto: Boy Sakti Hapsoro/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebanyak 50 ribu buruh siap menggelar Apel Besar Kebangsaan di Lapangan Jababeka Botanical, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025) hari ini. Apel ini bertujuan untuk mendorong revisi Undang Undang Ketenagakerjaan agar berpihak kepada para pekerja.

"Apel ini akan dihadiri buruh dari dua konfederasu buruh terbesar yang mewadahi hampir 22 federasi. Yaitu, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers persiapan Apel Besar Kebangsaan, di Kantor DPP KSPSI, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Andi Gani mengungkapkan, Apel Besar Kebangsaan ini mempunyai makna mendalam. Yaitu, sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga NKRI, sekaligus ekspresi menolak keras aksi kerusuhan, aksi pembakaran, dan aksi-aksi anarkis lainnya dalam penyampaian pendapat.

Baginya, kerusakan yang terjadi saat kericuhan yang terjadi di penghujung Agustus 2025 lalu, sangat merugikan masyarakat, dan yang dirusak maupun dihancurkan itu berasal dari pajak rakyat.

Baca juga : Hari Ini, 133 Ribu Tentara Unjuk Kebolehan Di Monas

Andi Gani yang juga Penasihat Kapolri ini merincikan, acara akan dimulai Pukul 14.00-17.30 WIB. Acara ini, akan menghadirkan orasi-orasi dari para tokoh buruh.

Selain itu, Andi Gani juga memberikan bocoran bahwa aksi itu akan dihadiri seorang tokoh penting bangsa ini. Namun, siapa orang tersebut, akan menjadi kejutan di hajatan akbar kaum buruh nanti.

Adsense

"Beliau akan hadir sekitar jam 15.30 WIB. Lalu kami semua akan menyampaikan orasi, pendapat, dan juga membacakan Deklarasi Kebangsaan Buruh Indonesia," ungkapnya.

Isi dari deklarasi, kata Andi Gani, yaitu sahkan RUU Ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh Indonesia, menolak upah murah, menolak union busting, menolak pemberangusan serikat pekerja, mendukung Polri menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca juga : Infobank Digital Gaet Tugu Insurance Gelar Literasi Keuangan Di UI

"Terakhir, kami mendukung penuh kebijakan-kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berpihak kepada buruh Indonesia," pungkasnya.

Senada, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menjelaskan, ada dua prinsip digelarnya apel tersebut. Pertama, sebagai bentuk dukungan buruh terhadap program baik yang melindungi buruh di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Misalnya, kenaikan upah minimum, menghapuskan utang-utang UMKM, pembentukan koperasi desa, kebijakan makan bergizi gratis (MBG).

"Secara umum kebijakan tersebut adalah ada keberpihakan kepada kaum buruh dan orang-orang masyarakat kecil lainnya atau kelas pekerja. Untuk itu, dukungan harus diantarkan secara terbuka menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo," jelasnya.

Baca juga : PLN Icon Plus Gelar TJSL, Bawa Keceriaan untuk Anak Panti di Rancaekek

Kedua, digelarnya Apel Kebangsaan ini untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan yang berpihak pada kaum buruh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense