BREAKING NEWS
 

Tuai Banyak Pujian, SPPG Polri Diusul Jadi Model Program MBG

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 26 Oktober 2025 13:49 WIB
Analis intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Standar tinggi yang diterapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri menuai banyak pujian. SPPG yang dijalankan Polri ini dinilai layak menjadi model bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN).

Analis intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai, komitmen Polri dalam pelayanan publik sudah teruji. Menurutnya, pengalaman panjang Polri dalam berbagai layanan masyarakat menjadi modal kuat bagi keberhasilan penyelenggaraan SPPG.

“Pengalaman Polri dalam menyelenggarakan sejumlah layanan publik membuat Polri memiliki kesiapan yang cukup dalam penyelenggaraan SPPG ini,” ujar pria yang akrab disapa Simon, Minggu (26/10).

Baca juga : Kunjungi SPPG Dan SD Di Halim, Ibu Negara Brazil Kagumi Program MBG

Simon menjelaskan, Polri saat ini telah mengelola 672 unit SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah itu ditargetkan bertambah menjadi 1.000 hingga 1.500 unit dalam waktu dekat.

Setiap dapur SPPG dilengkapi dengan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) sesuai ketentuan BGN. Selain itu, tiap unit memiliki empat jenis uji laboratorium untuk memastikan kualitas makanan, yakni uji formalin, uji boraks, uji pewarna, dan uji biologi.

Adsense

Langkah itu, kata Simon, menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan setiap paket makanan yang keluar dari dapur SPPG layak konsumsi dan aman bagi masyarakat.

Baca juga : SPPG Polri Terapkan Standar Food Safety Untuk Program MBG

“Polri terlihat memahami dan memperhitungkan berbagai risiko dan dampak yang mungkin muncul di lapangan sehingga dapat diantisipasi dengan baik sesuai ketentuan BGN,” terangnya.

Ia menambahkan, kiprah Polri dalam berbagai bentuk pelayanan publik seperti penerbitan STNK, SIM, hingga layanan bencana menjadi bukti kemampuan institusi ini dalam menjaga standar pelayanan yang konsisten.

Karakter kelembagaan yang disiplin dan terstruktur membuat Polri siap saat mengadopsi model layanan baru, termasuk dalam urusan pemenuhan gizi. Menurut Simon, profesionalisme ini yang membedakan SPPG Polri dari inisiatif serupa di lembaga lain.

Baca juga : Kapolri Resmikan 32 Dan Groundbreaking 27 SPPG Polri Di Jateng

Simon pun mengusulkan agar BGN menjadikan tata kelola SPPG Polri sebagai benchmark atau acuan utama bagi pelaksanaan program gizi nasional. Ia menilai sistem dan manajemen yang diterapkan Polri dapat dijadikan standar tertinggi dalam pelayanan publik bidang gizi.

“Saya mengusulkan agar tata kelola SPPG Polri dijadikan acuan terbaik untuk penyelenggaraan SPPG mendatang. Ini semua demi peningkatan kualitas pelayanan publik negara kepada masyarakat,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense