BREAKING NEWS
 

Penerima Bansos Nolak Rumahnya Ditempeli Stiker “Keluarga Miskin”

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 30 Oktober 2025 07:40 WIB
Petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kepahiang, Bengkulu memasang stiker Keluarga Miskin di rumah warga penerima bansos. (Foto: Facebook/Helmi Johan)

 Sebelumnya 
“Memang keadaannya seperti ini. Tidak keberatan,” kata Sri. 

Helmi menyatakan, berdasar catatannya sejak Senin (27/10/2025) hingga Rabu (29/10/2025), ada ratusan penerima manfaat yang mengundurkan diri. Ia pun telah menghapus mereka dari data penerima manfaat. 

“Ada yang mundur saat petugas datang. Ada juga yang datang langsung ke kantor, lewat pihak desa, ada ratusan. Kita hargai mereka yang mundur. Nanti kita alihkan ke warga lain yang tepat,” ujar Helmi. 

Baca juga : Diundang Prabowo Ke Widya Chandra, Dasco: Berbagi Informasi

Helmi mengatakan, data penerima manfaat akan terus diperbaharui tiga bulan sekali. Dia optimistis, tak ada lagi kasus salah sasaran. 

Menanggapi fenomena ini, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyatakan, pemasangan stiker ini inisiatif Pemerintah Daerah (Pemda). Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menegaskan, anggaran bansos bagi keluarga yang mengundurkan diri akan dialokasikan untuk keluarga penerima manfaat baru yang memenuhi kriteria. 

“Pasti kita alihkan kepada mereka yang memenuhi kriteria,” ucapnya, Selasa (28/10/2025). 

Baca juga : Muhammad Taufik Zoelkifli: Sarana, Prasarana, Dan Layanan Harus Dibenahi

Gus Ipul menambahkan, selama lima hari terakhir, tim pendamping dan Pemda sudah turun ke lapangan melakukan pengecekan. Hasilnya, Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 2 juta lebih keluarga penerima manfaat yang dianggap tak layak menerima bansos. 

Gus Ipul berterima kasih kepada Pemda yang terus memperbaharui data keluarga penerima manfaat. Data yang telah terverifikasi ini akan menjadi dasar bagi Badan Pusat Statistik (BPS). 

Pemerintah menargetkan sebanyak 300 ribu KPM bisa graduasi atau naik kelas dari PKH 2026. Sehingga nantinya mereka tak lagi bergantung pada bansos. 

Baca juga : Djoko Sutijowarno: Wajar Kok, UMR Saja Setiap Tahunnya Naik

“Tahun depan targetnya kira-kira di atas 300 ribu keluarga penerima manfaat, mudah-mudahan nanti bisa naik kelas,” katanya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense