RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI untuk menambah batalyon kesehatan. Tujuannya untuk memperkuat kemampuan TNI dalam melaksanakan berbagai operasi kemanusiaan di dalam dan luar negeri.
Menurut Prabowo, Indonesia sebagai bagian dari komunitas internasional memiliki tanggung jawab moral untuk membantu negara-negara sahabat yang menghadapi bencana besar.
Baca juga : BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025
“TNI saya perintahkan untuk menambah batalyon-batalyon kesehatan. Batalyon atau tim kesehatan ini tidak hanya bertugas mendukung penanganan bencana di wilayah nasional, tetapi juga harus siap membantu jika terjadi peristiwa kemanusiaan di berbagai negara,” kata Prabowo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Prabowo lantas mencontohkan solidaritas internasional yang ditunjukkan berbagai negara saat Indonesia mengalami bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh pada 2004.
Baca juga : Disaksikan Prabowo, Polri Musnahkan 214,84 Ton Narkoba
"Banyak negara membantu kita saat bencana itu terjadi. Karena itu, sebagai bagian dari komunitas dunia, kita juga harus siap membantu negara-negara lain yang sedang dalam kesulitan. Saat Turki mengalami gempa bumi besar, kita kirim dua Hercules berisi bantuan logistik, dan kita juga siap mengirim kapal,” papar Prabowo.
Presiden menambahkan, semangat kemanusiaan juga harus tercermin dari peran aktif TNI dalam misi kemanusiaan internasional, termasuk di wilayah konflik. Saat ini, sejumlah dokter dari batalyon kesehatan TNI tiga matra masih bertugas di Rumah Sakit milik Uni Emirat Arab di Rafah, Gaza, selama masa gencatan senjata diberlakukan.
Baca juga : Jerry Hermawan Lo Serahkan Beasiswa Kelapa ke Mahasiswa Unhas
Selain itu, dokter dan tenaga kesehatan TNI juga bertugas di kapal rumah sakit terapung yang bersandar di Pelabuhan El Arish, Mesir. Tim dokter TNI yang berjumlah 10 orang telah bertugas di wilayah Gaza sejak September 2024, dan secara berkala dirotasi dengan tim kesehatan lainnya yang berada di rumah sakit terapung tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.