BREAKING NEWS
 

Presiden Mau Bangun Jalur Kereta Trans-Sumatera, Kalimantan, Dan Sulawesi

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 4 November 2025 18:23 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat naik KRL di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Foto: akun resmi X Prabowo Subianto

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk pengembangan infrastruktur transportasi massal nasional, termasuk pembangunan jalur kereta api lintas pulau atau Trans-Sumatera, Trans-Kalimantan, dan Trans-Sulawesi.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo usai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Kereta api kita akan kita perbesar di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Karena dengan kereta api, biaya logistik akan turun, biaya ekonomi akan turun. Kita akan kompetitif, dan kesejahteraan rakyat akan meningkat. Jadi nanti saya kasih petunjuk ke Menko Infrastruktur, rencanakan yang baik. Trans-Sumatera railway, Trans-Kalimantan railway, Trans-Sulawesi railway,” tutur Prabowo.

Baca juga : PLN Icon Plus Bangun Smart PVR Pertama Dukung Bali Mandiri Energi

Prabowo menilai, pembangunan jaringan kereta api memiliki peran strategis dalam menurunkan biaya logistik nasional dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia. Menurutnya, moda transportasi ini bukan hanya simbol kemajuan, tetapi juga alat pemerataan kesejahteraan rakyat.

“Sesudah itu tentunya kita harus amankan semua kekayaan kita, dan kereta api akhirnya menjadi salah satu faktor membantu rakyat, membantu rakyat menengah dan rakyat bawah. Kalau orang kaya bisa naik pesawat, bisa naik mobil. Rakyat sebagian besar akan merasakan manfaat daripada kereta api,” lanjutnya.

Adsense

Prabowo juga mengungkapkan bahwa ia telah menyetujui tambahan 30 rangkaian kereta baru untuk wilayah Jabodetabek, guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan transportasi perkotaan.

Baca juga : Toyota Siap Bangun Pabrik Etanol Di Indonesia, Pemerintah Siapkan Insentif

Kepala Negara menegaskan dukungan penuh terhadap rencana investasi Rp 5 triliun yang diajukan PT KAI untuk pengadaan rangkaian baru tersebut.

“Beliau mengajukan Rp 4,8 triliun Saya setujui. Tidak Rp 4,8 trilun, saya setujui Rp 5 triliun. Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu. Uangnya kita hemat demi kepentingan rakyat di atas segala kepentingan,” tegas Prabowo.

Prabowo menargetkan agar proyek penambahan rangkaian ini dapat diselesaikan maksimal dalam waktu satu tahun.

Baca juga : KSPSI Jempolin Perjanjian Kerja Bersama Serikat Pekerja Dengan SHARP Indonesia

Dia juga menekankan pentingnya menjaga semangat optimisme nasional terhadap kemampuan bangsa sendiri.

“Kereta api kita ini tidak kalah dengan kereta api di mana pun. Kalau anak bangsa berbuat yang baik, yang hebat, yang dikagumi bangsa lain, ya kita juga hormati dan kita hargai. Rendah hati boleh, tapi jangan rendah diri,” tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense