BREAKING NEWS
 

Pengamat Puji Operasi Zebra 2025 Yang Lebih Humanis Dan Berkeadilan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 16 November 2025 17:43 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Dok. Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah humanis Korlantas Polri menjelang Operasi Zebra 2025 yang digelar pada 17–30 November mendatang mendapat apresiasi luas dari publik, termasuk para pengamat kebijakan. Pendekatan yang menekankan keselamatan dan perlindungan bagi kelompok paling rentan, terutama pejalan kaki, dinilai sebagai arah baru yang lebih progresif dan berkeadilan dalam manajemen lalu lintas nasional.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan Operasi Zebra 2025 menjadi momentum memperkuat strategi nasional keselamatan lalu lintas. Ia menekankan perlindungan terhadap pejalan kaki adalah prioritas utama.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” kata Irjen Agus kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, perlindungan terhadap pejalan kaki dan kelompok rentan lainnya merupakan bagian integral dari strategi nasional keselamatan lalu lintas. Posisi pejalan kaki yang rentan harus menjadi perhatian khusus dalam setiap kebijakan publik terkait ruang jalan.

Baca juga : Operasi Zebra 2025 Digelar, Kakorlantas Utamakan Perlindungan Pejalan Kaki

Pengamat kebijakan publik, Nasky Putra Tandjung menilai arah kebijakan Kakorlantas Polri sebagai momentum penting bagi institusi Bhayangkara dalam menghadirkan rasa aman, keselamatan, keadilan, dan kemanusiaan bagi seluruh pengguna jalan.

“Kami dari elemen masyarakat sipil menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kakorlantas Polri beserta jajaran Polantas di seluruh Indonesia yang mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif,” ujar Nasky, dalam keterangannya, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat visi Polri Presisi dan Polri untuk masyarakat. Juga, selaras dengan amanat konstitusi dan nilai-nilai Pancasila terkait keadilan sosial.

Adsense

Founder Nasky Milenial Center itu menambahkan, kebijakan tersebut merupakan simbol moral penting dalam penegakan hukum yang berpihak pada kemanusiaan.

Baca juga : National Summit Beasiswa Bakti BCA 2025 Sukses Bina 700 Mahasiswa Berprestasi

“Ini bukan sekadar menegakkan supremasi hukum, tetapi menghadirkan ruang jalan raya yang aman dan adil bagi semua. Mereka yang paling lemah harus menjadi yang paling dilindungi, selaras dengan cita-cita keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Nasky menilai Operasi Zebra 2025 semakin relevan karena selaras dengan prinsip internasional seperti Vision Zero, yang menolak toleransi terhadap korban jiwa di jalan, serta Hierarchy of Road Users yang menempatkan pejalan kaki sebagai prioritas keselamatan tertinggi.

Sebagai alumnus Indef School of Political Economy Jakarta, ia menilai seluruh elemen bangsa perlu mendukung kebijakan yang menempatkan keselamatan dan perlindungan pejalan kaki sebagai arus utama (mainstreaming) dalam kebijakan lalu lintas nasional.

Nasky turut menyoroti pentingnya Operasi Zebra 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat kembali kepercayaan publik terhadap Polri.

Baca juga : Mendikdasmen Ajak Kolaborasi Bangun Kerukunan dan Budaya Berbasis Pendidikan

“Publik berharap operasi ini mampu meningkatkan kepatuhan dan ketertiban berlalu lintas, sekaligus memperkuat tren positif kepercayaan publik. Survei Litbang Kompas Oktober 2025 menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri berada di angka 76,2 persen—naik signifikan setelah sempat menurun pascakerusuhan akhir Agustus lalu,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan keberhasilan Operasi Zebra tidak diukur dari banyaknya tilang, melainkan dari meningkatnya kesadaran masyarakat, turunnya angka kecelakaan, serta membaiknya citra Polri di mata publik.

“Operasi Zebra bukan sekadar menghukum. Korlantas harus terus menghadirkan ruang jalan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jalan,” jelas Nasky.

Adapun kebijakan yang ditekankan dalam Operasi Zebra 2025 dirancang untuk memperkuat sistem keselamatan berbasis manusia. Hierarki keselamatan pengguna jalan akan diterapkan secara lebih konsisten, di mana keselamatan pejalan kaki dan pesepeda menjadi prioritas tertinggi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense