BREAKING NEWS
 

UIN Jakarta Jadi Model Kemandirian Finansial, Kemenag Dorong Optimalisasi BLU

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 10 Desember 2025 07:41 WIB
Foto: Dok. UIN Syarif Jakarta

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi dan Inovasi Bisnis: Sistem, Strategi, dan Sinergi Menuju Pusat Pengembangan Bisnis yang Unggul dan Mandiri” di Adia Suites, Tangerang Selatan, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini menghimpun para pengelola pusat bisnis Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk merumuskan strategi kemandirian finansial serta mempercepat transformasi menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

Mewakili Menteri Agama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Prof Sahiron Syamsudin, menekankan pentingnya optimalisasi status Badan Layanan Umum di lingkungan PTKIN. Menurutnya, fleksibilitas keuangan BLU harus dimanfaatkan untuk pengembangan akademik, operasional, serta pengelolaan unit usaha barang dan jasa penunjang. Ia menyebut UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai contoh nyata keberhasilan optimalisasi unit bisnis. Saat ini PNBP UIN Jakarta mencapai Rp530–560 miliar, dengan kontribusi unit bisnis sebesar 15–30 persen, jauh di atas rata-rata PTKIN BLU lain yang baru berada di kisaran 4–6 persen. Ia menegaskan bahwa UIN Jakarta merupakan kandidat terkuat untuk diusulkan sebagai PTNBH berikutnya, disusul UIN Surabaya dan sejumlah PTKIN lain yang dinilai siap secara tata kelola.

Adsense

Baca juga : PLN UID Jakarta Raya dan TNI AU Kirim Bantuan Logistik dan Komunikasi ke Aceh

Wakil Rektor II UIN Jakarta, Prof Imam Subchi, menjelaskan bahwa universitas memiliki potensi ekonomi yang besar dengan jumlah mahasiswa mencapai 36 ribu orang, didukung sekitar 2.000 dosen dan tenaga kependidikan serta aset strategis seperti RS UIN Pondok Gede, RS Syarif Hidayatullah Ciputat, sejumlah klinik, hingga perhotelan. Kebijakan strategis yang mengarahkan seluruh pengadaan internal melalui Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) turut meningkatkan pendapatan unit tersebut secara signifikan. Ia menegaskan bahwa UIN Jakarta siap menjadi universitas mandiri, maju, dan berdaya saing melalui penguatan P2B, restrukturisasi aset, dan percepatan pembentukan PTNBH.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN Jakarta, Prof Asep Syarifuddin Hidayat, menyampaikan bahwa FGD ini diikuti oleh 27 dari 39 UIN se-Indonesia, melebihi target yang ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa terbitnya PMA No. 31 Tahun 2021 menandai era baru bagi P2B, yang diarahkan untuk bertransformasi dari unit struktural menjadi motor penggerak kemandirian universitas dan berkembang menuju model holding company yang profesional. Menurutnya, kolaborasi antar-PTKIN harus menjadi prinsip utama dalam memajukan unit bisnis secara nasional. Ia menambahkan bahwa transformasi menuju PTKIN-BH menuntut kesiapan sistem, sumber daya manusia, regulasi, serta model bisnis yang kuat. FGD ini hadir untuk merumuskan arah tata kelola bisnis yang visioner sekaligus membangun sinergi antarlembaga.

Baca juga : Terapis Olahraga Kian Krusial, PTOI Dorong Standarisasi Dan Uji Kompetensi

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar, secara terpisah menegaskan bahwa penguatan Pusat Pengembangan Bisnis merupakan bagian penting dari agenda strategis universitas menuju kemandirian finansial dan kesiapan PTNBH. Saat ini P2B telah ditetapkan sebagai Unit Pelaksana Teknis dengan kewenangan lebih luas dalam pengelolaan usaha dan aset universitas. P2B juga diberi keleluasaan merekrut sumber daya manusia profesional dari luar ASN untuk memperkuat kompetensi dan kapasitas manajerial.

Rektor menambahkan bahwa inovasi dalam pengelolaan bisnis, terutama dalam pemenuhan kebutuhan logistik kampus, menjadi salah satu fokus utama. Ia memastikan bahwa P2B bekerja dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas namun tetap diberi ruang berinovasi agar mampu menghasilkan nilai tambah bagi universitas. Tiga kebijakan strategis tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola bisnis UIN Jakarta sekaligus mempercepat langkah universitas menuju kemandirian yang berkelanjutan. Ia berharap upaya tersebut mampu mendorong UIN Jakarta melanjutkan transformasi sebagai kampus modern berbasis tata kelola yang sehat, inovatif, dan kompetitif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense