BREAKING NEWS
 

Terkait Proyek, KPK OTT Bupati Lampung Tengah

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 11 Desember 2025 06:20 WIB
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dikawal petugas saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/12/2025) malam, usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Foto: Tedy Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lampung Tengah. Salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap itu adalah Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

“Benar, KPK telah mengamankan Bupati Lampung Tengah dan beberapa pihak terkait,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi pada Rabu (10/12/2025) malam. 

Meski begitu, Fitroh belum menjelaskan secara detail kegiatan tangkap tangan tersebut. 

Informasi yang diterima, pihak lain yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Anggota DPRD Lampung Tengah. 

Baca juga : Inter Dihukum Skandal Penalti Liverpool

Fitroh mengungkapkan, penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan suap. “Suap proyek,” bebernya. 

Para pihak yang tertangkap tangan tersebut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam. 

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (Foto: Tedy Kroen/RM)
Adsense

Ardito Wijaya, tiba pukul 20.15 WIB. Dia mengenakan jaket loreng abu-abu gelap, celana panjang hitam, dan sepatu warna senada. Kepalanya ditutupi topi krem. 

Tangan kanan Ardito menyeret koper berwarna biru, sementara tangan kirinya mengapit pouch

Baca juga : Lepas 16 Atlet Ke SEA Games Thailand, PB IKASI Targetkan Minimal Satu Emas

Dua petugas KPK dan dua petugas kepolisian mengawalnya. Wajah Ardito tampak tenang. Dia menjawab pertanyaan wartawan dengan santai. 

“Alhamdulillah, sehat,” ucapnya, menjawab pertanyaan wartawan, di depan lobi Gedung Merah Putih KPK. 

Kader Partai Golkar itu bahkan sempat meminta wartawan untuk memberikan jalan. “Boleh nggak lewat? Boleh lewat?” tanya dia. 

Ardito kembali menjawab santai saat ditanya soal dugaan melarikan diri. “Selama ini kabur ke mana?” tanya wartawan. 

Baca juga : Koalisi Permanen untuk Stabilitas Pemerintahan

“Di rumah aja,” jawab Ardito sambil tersenyum. 

Komisi antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense