BREAKING NEWS
 

Sibolga Langsung Bangun Huntap, Daerah Lain Susul Pembangunan Huntara

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 18 Desember 2025 22:45 WIB
Kapusdatin BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Kamis (18/12/2025). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus mempercepat penanganan hunian bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Kota Sibolga, Sumatera Utara, menjadi salah satu daerah yang langsung membangun hunian tetap (huntap), tanpa melalui tahapan hunian sementara. Sementara daerah lain, terus mempersiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap secara bertahap.

Terkait hal tersebut, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan, di Kota Sibolga telah ditetapkan lahan seluas sekitar 3 hektare untuk pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana. 

Baca juga : Prabowo Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Lembah Anai Sumbar

Pembangunan hunian tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), bekerja sama dengan Yayasan Budha Suci.

Adsense

“Ini akan langsung menjadi hunian tetap, sehingga tidak ada (tahapan) hunian sementara,” ujar Abdul Muhari, Kamis (18/12/2025).

Baca juga : Brimob Bangun MCK Umum Di Bawah Jembatan Kuala Simpang

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, pemerintah daerah telah mengusulkan lahan seluas 4,5 hektare untuk pembangunan hunian. Saat ini, lahan yang diusulkan masih dalam proses pengecekan kesesuaian dan status lahan. Termasuk, masing-masing 1,5 hektare di Kecamatan Pinangsori dan Kecamatan Lumut.

Untuk wilayah Kabupaten Langkat dan Kabupaten Mandailing Natal, BNPB mencatat  identifikasi awal calon lokasi hunian. Proses verifikasi kesesuaian lahan dan kelengkapan administrasi masih terus berjalan, sebelum pembangunan dapat dimulai.

Baca juga : Mendagri Minta Program Pusat–Daerah Selaras Percepat Pembangunan Papua

Sembari menunggu pembangunan hunian rampung, pemerintah pusat melalui BNPB memastikan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak bencana. Bantuan Rp 600 ribu per bulan per kepala keluarga disiapkan untuk meringankan beban masyarakat selama masa transisi.

Percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak boleh berlama-lama tinggal di pengungsian. Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan hunian, baik sementara maupun tetap, dapat berjalan cepat, aman, dan sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense