BREAKING NEWS
 

PPLI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Sumatera

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Senin, 22 Desember 2025 17:29 WIB
PPLI menggandeng Indonesia CARE dan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ribuan warga yang masih bertahan di pengungsian. Foto: PPLI

RM.id  Rakyat Merdeka - Musibah banjir bandang yang menghajar wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh memantik empati PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI). Perusahaan pengolah limbah industri ini bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ribuan warga yang masih bertahan di pengungsian.

Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Ribuan warga masih mengungsi di tenda-tenda dengan keterbatasan akses kesehatan, sanitasi, dan kebutuhan pokok.

Merespons kondisi darurat tersebut, PPLI menggandeng Indonesia CARE dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan mereka yang membutuhkan.

Baca juga : APPSI Salurkan Bantuan Rp 800 Juta Untuk Korban Banjir Sumatera

"Melalui penyaluran bantuan ini, PPLI berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung upaya pemulihan di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh," ujar Presiden Direktur PT PPLI, Yoshiaki Chida, dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Chida menegaskan, aksi ini merupakan wujud komitmen PPLI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat kemanusiaan. Ketua Posko Relawan Indonesia CARE, Mohammad Syahri mengungkapkan kondisi di lokasi bencana membutuhkan bantuan layanan dasar.

Adsense

"Kami terus bergerak karena masyarakat masih butuh pendampingan, mulai dari masalah kesehatan, sanitasi, hingga pangan harian. Ini amanah donatur yang harus kami sampaikan," kata Syahri saat memantau kegiatan di Agam, Sumatra Barat, Minggu (21/12/2025).

Baca juga : Iko Uwais Donasikan Hasil Tiket Film Timur untuk Korban Banjir Sumatera

Di Sumatra Barat, kata Syahri, khususnya di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, PPLI dan Indonesia CARE fokus pada tiga pilar bantuan. Pertama, pemberian layanan kesehatan dengan mengerahkan satu dokter, dua paramedis, dan unit ambulans gawat darurat.

Kedua, pemberian logistik, berupa operasional dapur umum untuk suplai pangan pengungsi. Ketiga, trauma healing, dengan menghadirkan relawan pendongeng, Kak Iwan, bersama boneka edukatif 'Shaka' untuk menghibur dan memulihkan psikologis anak-anak penyintas.

Diungkapkannya, program kolaborasi ini ditargetkan menyasar lebih dari 2.000 jiwa penerima manfaat di tiga provinsi tersebut. Pun, peran PMI juga menjadi sentral dalam pendistribusian bantuan.

Baca juga : PT IIM Gandeng 4 Lembaga Sosial Kemanusiaan Bantu Korban Bencana di Sumatera

Dengan jejaring relawan yang kuat hingga ke tingkat daerah, bantuan dipastikan tepat sasaran sesuai kebutuhan mendesak di lapangan.

“Aksi kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik jangka pendek, tetapi juga membangkitkan semangat warga Sumatera untuk kembali bangkit pascabencana,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense