BREAKING NEWS
 

Tahun Baru Di Pengungsian, Prabowo Serukan Gotong Royong Dan Jaga Alam

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 1 Januari 2026 10:42 WIB
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun menuju 2026 bersama warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, sebagai bentuk empati dan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya di hadapan warga pengungsian, Presiden menegaskan pemerintah tidak akan meninggalkan rakyat yang tertimpa musibah. “Pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita bersama,” ujar Prabowo, Rabu (31/12/2025).

Presiden mengatakan keputusannya berada di pengungsian pada malam Tahun Baru diambil secara sadar sebagai wujud tanggung jawab negara kepada rakyat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan, saudara-saudara sekalian,” katanya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan alam yang melimpah, namun memiliki kerentanan terhadap bencana sehingga diperlukan sikap waspada serta penghormatan terhadap alam.

Baca juga : Tahun Baru 2026, Persija Gas Pol Jelang Laga Kontra Persijap

“Negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur, tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat,” ujarnya.

Di hadapan warga, Presiden menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Kita menghadapi kesulitan, musibah, tantangan, tapi kita harus terus semangat, ikhlas. Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong bersama-sama menghadapi kesulitan,” kata Prabowo.

Adsense

Terkait penanganan pascabencana di Tapanuli Selatan, Presiden menyampaikan bahwa akses antarwilayah telah kembali tersambung.

“Dilaporkan kepada saya bahwa di Tapsel ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus, yang terisolasi,” ungkapnya.

Baca juga : Akses Terjal, Warga Dan Petugas PLN Gotong Royong Di Aceh Tengah

Ia juga mengapresiasi percepatan pembangunan jembatan darurat yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

“Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan sepuluh hari,” katanya.

Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, BNPB, kementerian dan lembaga terkait, hingga masyarakat setempat.

“Saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam. Terima kasih para petugas TNI, polisi, BNPB, PU, semua yang bekerja,” ucapnya.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang akibat bencana.

Baca juga : Bos Danantara Menghadap Presiden Prabowo Di Kertanegara, Ini Yang Dilaporkan

“Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya. Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak. Kita bantu,” tegas Prabowo.

Menutup sambutannya, Presiden mengajak masyarakat menatap masa depan dengan optimisme dan kebersamaan.

“Kita hadapi masa depan dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense