Dark/Light Mode

Akses Terjal, Warga Dan Petugas PLN Gotong Royong Di Aceh Tengah

Rabu, 31 Desember 2025 15:09 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Puluhan warga Kampung Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, bergotong royong membantu petugas PLN menarik truk pengangkut material perbaikan kelistrikan yang kesulitan melintasi jalan terjal dan berlumpur akibat longsor.

Aksi kebersamaan tersebut terekam dalam sebuah video yang diterima pada Minggu (28/12/2025). Dalam rekaman itu terlihat lebih dari 50 warga bahu-membahu menarik truk milik Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Takengon yang membawa material perbaikan jaringan listrik menuju kampung tersebut.

Baca juga : Pertamina Salurkan 6.720 Tabung LPG 3 Kg Ke Aceh Tengah

Truk PLN tampak melintas di jalan tanah yang dipenuhi lumpur dan material longsoran, sehingga menyulitkan kendaraan untuk melaju. Namun berkat bantuan warga, truk akhirnya berhasil melewati medan berat tersebut.

“PLN ULP Takengon bersama masyarakat Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, bahu-membahu menarik mobil pengangkut material perbaikan kelistrikan. Semangat gotong royong membangun negeri,” tulis akun media sosial @lintasgayo yang turut membagikan momen tersebut.

Baca juga : FKMPI Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Aceh Tamiang

Medan yang sulit juga sempat menghambat kendaraan operasional lainnya, termasuk mobil pikap PLN yang terjebak di lumpur. Kendaraan tersebut akhirnya dapat melanjutkan perjalanan setelah didorong secara bersama-sama oleh petugas dan warga.

Meski menghadapi akses jalan licin dan berlumpur, semangat petugas PLN untuk memulihkan pasokan listrik tidak surut. Sejumlah petugas terlihat tetap bekerja memperbaiki jaringan dengan memanjat tiang listrik dan mengganti kabel serta material yang rusak akibat bencana.

Baca juga : Tulus Abadi Apresiasi Perjuangan Petugas PLN, Listrik Fondasi Pemulihan Aceh

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, hingga kini masih terdapat beberapa kampung yang terisolasi karena sulitnya akses darat. Bahkan, tiga desa di Kecamatan Bintang, yakni Desa Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel, hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan bantuan logistik serta kebutuhan energi bagi warga di desa-desa tersebut tetap disalurkan melalui jalur udara sambil menunggu akses darat kembali normal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.