Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tinjau Tanggul NCICD Di Ancol Barat, Pramono Targetkan Solusi Banjir Rob Jakarta
Jumat, 19 Desember 2025 15:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peninjauan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di segmen Ancol, Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025). Peninjauan dilakukan di area tanggul laut yang saat ini masih dalam tahap konstruksi dan penataan kawasan.
Berdasarkan pantauan RM.id di lokasi, Gubernur meninjau langsung kondisi tanggul beton yang membentang di sepanjang pesisir, dengan posisi laut berada di sisi luar tanggul.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan NCICD segmen Ancol berjalan sesuai rencana, sekaligus menilai kesiapan infrastruktur pengendalian banjir rob dan perlindungan kawasan pesisir Jakarta Utara dari ancaman kenaikan muka air laut.
“Saya pada pagi hari ini meninjau secara langsung pembangunan tanggul NCICD kawasan Ancol Barat yang panjangnya total di fase A ini 2,1 kilometer," ujar Pramono saat meninjau proyek NCICD seksi Ancol, Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025).
Baca juga : Tinjau Pengungsi Di Agam, Prabowo Janji Huntara Rampung Sebulan
Pramono menjelaskan, laporan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, progres pembangunan tanggul sepanjang 2,1 kilometer tersebut telah melampaui 90 persen.
"Sehingga dengan demikian saya tadi menyampaikan dari seluruhnya sepanjang 28,2 kilometer, sudah dibangun 11,82 [kilometer], kurang 16,4 kilometer," tutur Pramono.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tanggul NCICD di Ancol Barat ini dimulai pada masa kepemimpinannya. Menurut Pramono, proyek ini merupakan bagian penting dari upaya jangka panjang pengendalian banjir rob di Jakarta.
Pramono menargetkan proyek strategis ini dapat diselesaikan sepenuhnya pada 2029 agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal oleh masyarakat Jakarta..
Baca juga : Momen Haru Prabowo Temui Korban Bencana Banjir Di Langkat
“Kalau ini selesai, maka persoalan utama banjir yang berkaitan dengan rob untuk daerah ini akan tertangani," katanya.
Pramono juga menjelaskan bahwa pembangunan tanggul NCICD melibatkan sejumlah pihak karena tanggung jawab pengelolaan kawasan terbagi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pelindo, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
"Tetapi yang menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta, saya minta untuk diselesaikan karena ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat yang ada di Jakarta yang berkaitan dengan banjir rob," ujar Pramono.
Selain fungsi pengendalian banjir, Pramono juga menaruh perhatian pada aspek estetika kawasan tanggul. Ia meminta agar area tersebut dipercantik sehingga tidak hanya dipenuhi struktur beton.
Baca juga : Toshiba Menggelar Pameran Japandi Style di Jakarta
“Kalau itu beautifikasi (dipercantik) sudah dilakukan, sehingga dengan demikian mudah-mudahan ini akan membuat banjir yang berkaitan dengan banjir rob akan tertangani dengan baik," katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya