BREAKING NEWS
 

Tinggal 4 Daerah, Mayoritas Wilayah Bencana Sumatera Masuk Transisi Darurat

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 9 Januari 2026 23:17 WIB
Polisi membersihkan sisa lumpur di jalan di lokasi bencana Sumatera. (Foto: Tim Media Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera terus menunjukkan progres. Mayoritas kabupaten dan kota terdampak bencana telah beralih status dari tanggap darurat ke transisi darurat, menandakan upaya pemulihan terus berjalan dan bantuan terus mengalir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan hingga Jumat (9/1), sebanyak 14 kabupaten/kota di Aceh telah menetapkan status transisi darurat.

“Masih ada empat kabupaten/kota yang memperpanjang status tanggap darurat di Aceh,” kata pria yang akrab disapa Aam ini, dalam konferensi pers, di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Baca juga : Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Jadi Hadiah Lebaran Warga Terdampak

Empat daerah tersebut yakni Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya. Menurut Aam, fokus penanganan di wilayah tersebut masih pada pemulihan akses dan distribusi bantuan.

Adsense

“Ini memang daerah-daerah yang saat ini masih kita fokuskan pada pemulihan akses jalan darat, serta distribusi logistik ke titik-titik masyarakat yang masih cukup jauh dari posko kabupaten/kota,” ujarnya.

Di tingkat provinsi, Aam menyebut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf memperpanjang status darurat selama 14 hari ke depan, hingga 22 Januari 2026. Perpanjangan dilakukan karena masih adanya kabupaten yang berstatus tanggap darurat.

Baca juga : Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Efektif Per 5 Januari

“Di Aceh ini pencarian korban masih terus dilakukan karena status tanggap darurat masih diperpanjang,” kata Aam.

Untuk Provinsi Sumatra Utara dan Sumatra Barat, status penanganan bencana telah bergeser ke fase transisi darurat. Operasi pencarian korban dinyatakan selesai, namun tim Search and Rescue (SAR) tetap siaga.

“Artinya, jika ada informasi dari masyarakat mengenai lokasi atau posisi yang diduga korban, maka tim SAR akan melakukan pencarian di titik tersebut,” jelasnya.

Baca juga : Pemerintah Segera Siapkan Program Ayam Merah Putih

Status transisi darurat menandakan ancaman bencana telah mereda, namun dampaknya masih memerlukan penanganan lanjutan. Fase ini menjadi tahap peralihan sebelum memasuki rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan fokus pada stabilisasi kondisi dan pemulihan secara bertahap.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense