RM.id Rakyat Merdeka - Senyum mengembang di wajah Wationo. Mata pria berusia 59 tahun itu berbinar, memancarkan rasa syukur. Ia menjadi satu dari 200 tukang becak penerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto, yang dibagikan di halaman Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026).
Bagi Wationo dan tukang becak lainnya, becak listrik tersebut bukan sekadar kendaraan baru, melainkan harapan baru untuk bekerja lebih ringan di usia senja. Fisik yang tak lagi sekuat dulu kini terbantu dengan teknologi ramah lingkungan.
“Alhamdulillah, puji syukur. Saya bersyukur mendapatkan becak ini untuk menafkahi keluarga saya,” kata Wationo.
Puluhan tahun Wationo mengayuh becak demi menghidupi keluarga. Ia mengaku merasa dihargai dan diperhatikan oleh Presiden Prabowo.
Baca juga : KPK: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang dari Tersangka Kasus Ijon Proyek
“Saya betul-betul terima kasih kepada Bapak Presiden yang memikirkan bagaimana rakyat kecil mendapatkan nafkah untuk keluarga. Mudah-mudahan Bapak Presiden diberikan kesehatan, keamanan, dan berkah di dunia serta akhirat. Sukses, Pak Prabowo,” ucapnya.
Kebahagiaan serupa dirasakan Kamin, penerima bantuan lainnya. Kakek dua cucu ini telah menarik becak sejak 1990. Namun selama puluhan tahun, ia tak memiliki becak sendiri dan harus menyetor setiap hari kepada pemilik becak.
Setelah menerima bantuan becak listrik, Kamin tak lagi dibebani setoran harian. Beban kerjanya pun terasa lebih ringan.
“Saya sudah narik becak sejak 1990. Alhamdulillah, hari ini senang sekali mendapatkan bantuan becak listrik dari Pak Presiden. Terima kasih, Pak Presiden,” ujar Kamin.
Baca juga : Presiden Prabowo Menginap di IKN
Bantuan becak listrik ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan.
Penyerahan becak listrik di Kota Malang dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, di halaman Balai Kota Malang.
Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Malang dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Hari ini Kota Malang sangat berbahagia karena para pengemudi becak menerima becak listrik gratis. Bantuan 200 becak listrik ini sangat berarti untuk meringankan beban pengemudi becak sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan,” kata Wahyu.
Baca juga : Man United Tersingkir dari Piala FA di Old Trafford
Ia menambahkan, pemanfaatan becak listrik akan diprioritaskan untuk mendukung sektor pariwisata, sejalan dengan visi pembangunan Kota Malang sebagai kota wisata ramah lingkungan.
Sementara itu, Teguh Arief Indratmoko menegaskan bahwa bantuan becak listrik merupakan bentuk nyata kepedulian Presiden Prabowo terhadap para pengayuh becak.
Pihaknya juga telah bekerja sama dengan PT Pindad (Persero) dan PT Viar Motor Indonesia untuk penyediaan layanan perawatan dan servis becak listrik. “Bengkel Viar sudah ada di tiap kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, sehingga tidak ada becak listrik bantuan Presiden yang mangkrak,” ujar Teguh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.