BREAKING NEWS
 

Rayakan Imlek 2577, MATAKIN Angkat Tema Keadilan Dan Kepedulian

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 23 Januari 2026 13:36 WIB
Ketua Umum MATAKIN Xs. Budi Santoso Tanuwibowo menyampaikan keterangan pers terkait Perayaan Imlek Nasional 2577 di Jakarta, Kamis (22/1/2026). (Dok. Matakin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) akan menggelar Perayaan Nasional Hari Raya Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Jakarta, Minggu 22 Februari 2026.

Perayaan Imlek nasional tersebut mengusung tema Kalau Ada Keadilan, Tiada Persoalan Kemiskinan.

Ketua Umum MATAKIN Xs. Budi Santoso Tanuwibowo menjelaskan, perayaan Imlek nasional tahun ini dikemas secara sederhana dan menyesuaikan situasi kebangsaan. Kesederhanaan tersebut tidak mengurangi kekhidmatan ibadah maupun pesan moral yang hendak disampaikan kepada umat dan masyarakat luas.

“Imlek nasional sejak awal bukan ajang hura-hura, melainkan ruang refleksi, doa, dan penguatan nilai kebajikan,” jelasnya saat konferensi pers di Gedung Khonghucu Yayasan Tepasalira, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Baca juga : Lawan Borneo, Ujian Berat Persis di Awal Putaran Kedua

Budi menerangkan, tema keadilan dan kemiskinan dipilih sebagai bahan refleksi atas kondisi sosial bangsa saat ini. Dia menilai Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alam dan memiliki kekuatan demografi besar, namun masih menghadapi persoalan kemiskinan dan ketimpangan.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa yang tertuang dalam nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak rakyat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, memperoleh pekerjaan, pendidikan, dan layanan kesehatan yang layak.

“Bumi Indonesia subur, penduduknya besar, tetapi masih banyak rakyat kesulitan hidup,” ucapnya.

Adsense

Dia menyoroti masih maraknya ketidakadilan, penyalahgunaan kekuasaan, serta praktik korupsi yang berdampak langsung pada penderitaan rakyat. Program-program pemerintah yang seharusnya membawa kemaslahatan, kata dia, kerap dijalankan tidak sesuai tujuan akibat kepentingan sempit oknum tertentu.

Baca juga : Rayakan HUT Ke-65, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen Pelayanan Cepat Dan Berempati

Dia menegaskan, ajaran Kongzi mengajarkan bahwa pemerintahan harus dijalankan secara adil dan berlandaskan kebenaran. Pemerintahan yang menempatkan kebenaran sebagai hukum tertinggi diyakini akan melahirkan kebijakan yang tidak menyengsarakan rakyat serta membuka peluang yang adil bagi masyarakat untuk maju.

“Keadilan yang dilandasi kebenaran melahirkan kebijakan adil dan meniadakan persoalan kemiskinan,” katanya.

Budi juga mengingatkan, sejak agama Khonghucu kembali diakui secara resmi oleh negara pada era Presiden Abdurrahman Wahid, perayaan Imlek nasional secara konsisten dihadiri tokoh-tokoh penting negara. Presiden, wakil presiden, menteri, hingga pimpinan organisasi keagamaan lintas iman tercatat rutin hadir.

Dalam perayaan Imlek nasional 2577 Kongzili, MATAKIN menyiapkan rangkaian acara utama berupa doa Imlek, narasi Imlek, sambutan Ketua Umum MATAKIN, serta amanat Presiden Republik Indonesia. Acara juga dimeriahkan pertunjukan musik dan opera yang melengkapi atraksi barongsai.

Baca juga : Jakarta Music Festival 2025 Angkat Semangat Kepedulian untuk Sumatera

Selain acara puncak, MATAKIN menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung. Bakti Sosial Hari Persaudaraan dilaksanakan di Gedung Khonghucu Yayasan Tepasalira pada Senin 3 Februari 2026.Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial dan penguatan persaudaraan.

Sembahyang Syukur Malam Tahun Baru Imlek digelar di Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Cimanggis pada Senin 16 Februari 2026. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sembahyang dan Silaturahmi Imlek Nasional di Kong Miao Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa 17 Februari 2026.

Perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlek bagi umat Khonghucu dipahami sebagai ibadah kepada Tian, Tuhan Yang Maha Esa. Momentum tersebut dimaknai sebagai ungkapan syukur atas berkat Tuhan sekaligus tekad memperbaharui diri dengan meninggalkan perilaku tidak terpuji di tahun sebelumnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense