BREAKING NEWS
 

Sempat Minta Minum ke Ajudan

Menteri KKP Sempat Pingsan di Upacara Penghormatan Korban ATR 42-500

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 25 Januari 2026 11:32 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat memimpin upacara persemayaman tiga jenazah korban pesawat ATR 42-500 di Aula Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta Selatan, Minggu (25/1) pagi. Foto: Rizki Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono jatuh pingsan saat memimpin upacara persemayaman tiga jenazah korban pesawat ATR 42-500 di Aula Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta Selatan, Minggu (25/1) pagi. Trenggono diduga tumbang akibat kelelahan.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.50 WIB, setelah upacara berlangsung selama 30 menit. Saat prosesi pelepasan jenazah dengan pihak keluarga untuk dimakamkan secara kenegaraan.

Menurut pantauan Rakyat Merdeka di lokasi, sebelum pingsan, Menteri Trenggono sempat meminta air minum kepada ajudannya. Namun, baru beberapa langkah ajudan beranjak, tubuh sang menteri langsung mendadak oleng dan ambruk ke belakang.

Suasana upacara persemayaman tiga jenazah korban pesawat ATR 42-500 di Aula Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026) pagi. Foto: Rizki Syahputra/RM

Baca juga : Menteri KKP Berduka, Pegawainya Terkonfirmasi Tewas Dalam Kecelakaan ATR 42-500

Benturan keras terdengar saat kepala Trenggono mengenai lantai aula hingga pecinya terlepas. Kejadian ini sontak membuat peserta upacara histeris dan panik. 

Petugas keamanan dan tim medis segera mengerumuni podium untuk memberikan pertolongan pertama menggunakan tabung oksigen dan tandu sebelum mengevakuasinya ke ambulans.

Adsense

Wakil Menteri KKP, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, kemudian mengambil alih tugas sebagai inspektur upacara. Didit mengonfirmasi bahwa saat ini kondisi Trenggono sudah berangsur pulih.

Baca juga : Presiden Instruksikan Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500

"Sudah sadar. Enggak apa-apa, kecapekan saja," ujar Didit saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat diangkat oleh staf dan petugas untuk mendapatkan pertolongan medis. Foto: Rizki Syahputra/RM

Berdasarkan informasi internal kementerian, Trenggono ternyata baru tiba di Jakarta pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi, menghadiri acara World Economic Forum di Davos, Swiss. 

Sehingga, mulanya agenda upacara tersebut diwakilkan kepada Wamen KKP. Tapi setelah tiba di Jakarta, Trenggono disebut tetap bersikukuh hadir memberikan penghormatan terakhir secara langsung bagi anak buahnya.

Baca juga : Tim SAR Gabungan Temukan 1 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500

Upacara ini digelar sebagai penghormatan terakhir bagi pilot Kapten Andy Dahananto serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal. Ketiganya merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik KKP yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung.

Usai insiden pingsannya sang menteri, prosesi persemayaman di dalam aula tetap dilanjutkan secara khidmat hingga jenazah diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan secara kenegaraan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense