BREAKING NEWS
 

Survei Indikator Politik Indonesia

Kejagung Lembaga Hukum Paling Dipercaya, Rekor Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 8 Februari 2026 17:00 WIB
Foto: Rizky Syahputra/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengukuhkan posisinya sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Berdasarkan temuan terbaru dari survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa ini mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir, mencapai 80 persen.

Angka ini melampaui lembaga hukum lainnya seperti Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Polri.

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi Kejagung dalam menangani kasus-kasus korupsi besar yang menyita perhatian publik.

Baca juga : Survei Indikator: Mayoritas Publik Percaya Kejagung Usut Tuntas Kasus Chromebook

Dalam rilis bertajuk "Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga terhadap Lembaga-Lembaga Negara", Kejaksaan Agung mencatatkan akumulasi tingkat kepercayaan yang sangat signifikan. Adapun angkanya mencapai 80 persen.

“Kepercayaan publik, sebanyak 74 persen responden menyatakan cukup percaya dan 6 persen menyatakan sangat percaya,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei secara virtual.

Adsense

Angka ini menempatkan Kejaksaan Agung di posisi teratas di antara lembaga hukum lainnya, unggul di atas Mahkamah Konstitusi (75,0 persen), Pengadilan (74,4 persen), KPK (71,8 persen), dan Polri (65,5 persen).

Capaian 80 persen ini menandai rekor tertinggi Kejaksaan dalam dua tahun terakhir.

Baca juga : Suap Vonis Lepas CPO, Hukuman Hakim Djuyamto Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara

Jika membandingkan dengan tren sebelumnya, Kejaksaan terakhir kali menyentuh angka kepercayaan di level 80-an persen pada pertengahan tahun 2024, setelah sebelumnya sempat fluktuatif di angka 70-75 persen pada periode 2025.

Meningkatnya kepercayaan ini selaras dengan persepsi publik terhadap kondisi penegakan hukum secara umum. Data survei menunjukkan, sebanyak 38,6 persen publik menilai kondisi penegakan hukum saat ini dalam kondisi baik.

Sebanyak 3,1 persen bahkan menilainya sangat baik. Salah satu pendorong utama lonjakan kepercayaan ini adalah aksi nyata Kejagung dalam menunjukkan transparansi hasil kerja mereka.

Langkah Kejagung yang menunjukkan tumpukan uang hasil penindakan korupsi senilai Rp 6,6 triliun kepada negara melalui Presiden mendapat dukungan masif.

Baca juga : Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai 77,89, Tertinggi dalam 11 Tahun

"Mayoritas publik, yakni sebesar 70,7 persen (gabungan setuju dan sangat setuju), mengapresiasi langkah Kejaksaan yang menunjukkan tumpukan uang sitaan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata kepada masyarakat," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Survei ini dilakukan dengan melibatkan 1.220 responden melalui metode multistage random sampling di seluruh Indonesia, dengan margin of error sebesar ±2,9 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense