Dark/Light Mode

Saham Elnusa Tembus Rp 550, Tertinggi dalam 8 Tahun Terakhir

Kamis, 14 Agustus 2025 18:13 WIB
Ilustrasi. (Dok. Elnusa)
Ilustrasi. (Dok. Elnusa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Elnusa Tbk (ELSA), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan pencapaian baru di pasar modal. Pada Juli 2025, harga saham ELSA menyentuh Rp 550 per lembar, level tertinggi dalam delapan tahun terakhir, seiring tren pertumbuhan yang konsisten sejak 2021.

Pada akhir 2021, harga saham ELSA ditutup di Rp 276 per lembar, di bawah harga penawaran umum perdana (IPO) pada 2008 sebesar Rp 400.

Memasuki 2022, harga naik menjadi Rp 312 atau tumbuh 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif berlanjut pada 2023 dengan harga saham Rp 388 per lembar, disertai kenaikan kapitalisasi pasar dari Rp 2,28 triliun menjadi Rp 2,83 triliun.

Baca juga : Laba BRI Tembus Rp 26,53 Triliun Hingga Triwulan II-2025

Tahun 2024 menjadi salah satu momentum penting, di mana harga saham sempat menyentuh Rp545 pada Juni, dengan kapitalisasi pasar Rp 3,46 triliun. Tren tersebut kembali berlanjut pada 2025 hingga mencatatkan rekor baru.

Direktur Keuangan Elnusa Stanley Iriawan, mengapresiasi kepercayaan pasar terhadap ELSA. “Kinerja saham yang positif dalam lima tahun terakhir ini mencerminkan respons pasar yang baik atas strategi pertumbuhan dan penguatan fundamental perusahaan. Kami terus berupaya menjaga struktur permodalan yang sehat, mengoptimalkan kinerja operasional, dan mengelola risiko secara bertanggung jawab untuk mempertahankan kepercayaan investor,” ujar Stanley.

Stanley memahami bahwa pasar modal sangat dinamis. Oleh karena itu, keberhasilan mempertahankan tren positif ini adalah hasil kerja sama seluruh tim di Elnusa dalam menjaga disiplin eksekusi strategi bisnis, efisiensi, serta inovasi layanan.

Baca juga : Investasi Di Indonesia Tembus Rp 477 Triliun, Singapura Masih Juara

"Ke depan, kami akan terus fokus memperkuat daya saing dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham.”

Elnusa juga memperkuat sinergi dengan BUMN untuk memperluas peluang bisnis, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mengoptimalkan belanja modal guna mendukung visi sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi.

Dari sisi pendanaan, dukungan perbankan semakin kuat, mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap prospek perusahaan.

Baca juga : Inilah Terobosan Foldable Tertipis dan Tercanggih dari Samsung

Selain itu, Elnusa gencar mengembangkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kualitas layanan.

Strategi adaptif, manajemen risiko yang prudent, dan eksekusi yang solid menjadi faktor utama yang membuat saham ELSA tetap menarik bagi investor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.