RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif, termasuk agenda kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menegaskan, dukungan tersebut merupakan instruksi langsung Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia kepada seluruh kader partai.
Menurut Idrus, pendekatan diplomasi yang dijalankan Presiden mencerminkan strategi “mengalir tetapi tidak hanyut”. Artinya, Indonesia tetap membuka ruang komunikasi global tanpa kehilangan pijakan kepentingan nasional.
“Politik bebas aktif yang dijalankan Presiden selaras dengan konstitusi dan kepentingan nasional jangka panjang,” kata Idrus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/2/2026).
Baca juga : Hasil Survei Kepuasan Publik Tegaskan Dukungan terhadap Kebijakan Prabowo
Ia menjelaskan, dalam perspektif hubungan internasional, langkah Presiden menunjukkan rasionalitas negara menengah yang ingin menjaga otonomi kebijakan. Pada saat bersamaan, Indonesia tetap aktif membangun relasi dengan berbagai kekuatan global.
Idrus menilai bebas aktif bukan sekadar sikap netral. Pendekatan ini memungkinkan Indonesia membangun hubungan multipolar secara simultan, sekaligus mempertahankan identitas dan preferensi nasional.
“Jika terjadi deviasi terhadap kepentingan nasional, Presiden diyakini akan mengambil posisi korektif secara tegas,” ujarnya.
Presiden Prabowo bertolak ke Washington pada Senin (16/2/2026) siang. Ia didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan itu membahas penguatan hubungan bilateral serta kerja sama strategis di berbagai sektor.
Selain itu, Presiden juga menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian untuk Gaza, Board of Peace, serta menandatangani kesepakatan terkait kebijakan tarif impor Amerika Serikat.
Golkar memandang kehadiran Presiden dalam forum internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. Konsistensi politik bebas aktif dinilai memperkuat kredibilitas Indonesia sebagai negara yang independen dan dapat dipercaya.
Idrus menambahkan, dukungan politik domestik penting untuk memastikan kebijakan luar negeri berjalan efektif. Stabilitas dukungan internal dinilai memperkuat posisi tawar Presiden dalam negosiasi internasional.
Baca juga : PW GPA Jakarta Dukung Polri Tetap Di Bawah Presiden
Menurutnya, arah diplomasi bebas aktif yang tegas dan terukur akan menjaga kedaulatan nasional sekaligus memperluas peluang kerja sama ekonomi, perdagangan, dan keamanan kawasan.
“Golkar berada di garis depan untuk mengawal dan mendukung kebijakan luar negeri pemerintah,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.