BREAKING NEWS
 

Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 24 Februari 2026 12:01 WIB
Masyarakat perantau asal Demak yang tergabung dalam Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) foto bersama Ketua Umum PDBN Fathan Subchi dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama di rumah dinas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026). (Dok.)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat perantau asal Demak yang tergabung dalam Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk memajukan tanah kelahiran.

Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pendidikan hingga pertanian modern, disiapkan sebagai strategi besar mendorong kebangkitan ekonomi Kabupaten Demak.

Ketua Umum PDBN Fathan Subchi mengajak seluruh warga Demak di perantauan, khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), untuk meningkatkan kontribusi nyata.

Hal tersebut disampaikan Fathan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama di rumah dinas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026).

"Kiprah kita, partisipasi kita, komitmen kita, hal-hal yang menyangkut Demak semua bisa berkontribusi apapun bentuknya," ujar Fathan yang juga menjabat sebagai Anggota VI BPK RI.

Baca juga : Kapolri Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah

Fathan menekankan pentingnya mengelola potensi daerah seperti pertanian, kelautan, dan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PDBN diharapkan menjadi forum kerja sama yang mampu menghasilkan rumusan konkret bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak.

“Bekerja saling kolaborasi menghasilkan satu rumusan dan kerja konkret bisa kita lihat. Tidak usah menghiraukan yang tidak penting,” tuturnya.

Adsense

Mantan Anggota DPR RI ini juga menyatakan komitmennya untuk mewakafkan waktu dan tenaga demi kemajuan Demak.

Strategi "Demak Bangkit"

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator PDBN bagi Demak Bangkit, Prof. Ali Muktiyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun kajian komprehensif terkait strategi pembangunan daerah.

Baca juga : Pemerintah Kebut Pendataan Bantuan Pascabencana Sumatera

Kajian tersebut mencakup peta lanskap baru Demak, visi penyelamatan wilayah, hingga peta jalan (road map) pembangunan jangka panjang.

"Hasil kajian di atas akan kita sanctioning secara snowball ke para tokoh, alim ulama, dan pengurus PDBN, dan puncaknya kepada Pemda Demak," kata Prof. Ali yang juga menjabat Rektor Universitas Terbuka (UT).

Salah satu gagasan unggulan yang muncul adalah pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis STEMA (Science, Technology, Engineering, Math, and Art).

Prof. Ali mengusulkan pendirian akademi pertanian modern untuk mencetak petani milenial, memanfaatkan potensi Demak sebagai sentra ketahanan pangan nasional yang didukung irigasi Waduk Kedung Ombo.

"Jika ketahanan pangan sudah dicapai, maka Demak bisa menaikkan bargaining position yang lebih kuat ke Pemerintah Pusat untuk meminta alokasi dana yang lebih besar," imbuhnya.

Baca juga : Diplomasi Budaya Pererat Pakistan dan Hungaria

PDBN juga telah menginventarisasi target besar di lima bidang utama, yakni pendidikan, pertanian, kelautan, pariwisata religi, serta investasi industri unggulan.

Selain agenda strategis, PDBN secara rutin menjalankan aksi sosial seperti santunan anak yatim serta rencana penyediaan bus mudik gratis bagi perantau Demak pada Lebaran 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense