BREAKING NEWS
 

Terkait Proyek Pengadaan, KPK OTT Bupati Pekalongan

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 4 Maret 2026 06:55 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan kepada wartawan mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Semarang, Jawa Tengah.

Operasi senyap ini diduga berkaitan dengan proyek pengadaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. 

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, selain Fadia Arafiq, tim juga mengamankan dua orang lainnya dalam OTT yang digelar pada Selasa (3/3/2026) dini hari tersebut. 

Baca juga : Serahkan SK Pengurus DPD, PAN Jambi Minta Kader Bermanfaat Bagi Rakyat

“Dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Selasa (3/3/2026). 

Anak pedangdut A. Rafiq bersama dua orang lainnya itu kemudian langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka tiba di markas komisi pimpinan Setyo Budiyanto cs itu sekitar pukul 10.25 WIB. 

Secara paralel, lanjut Budi, tim KPK di Pekalongan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara ini. Di antaranya, pihakpihak di dinas-dinas di Pemkab Pekalongan. 

Baca juga : Prabowo Simak Desakan MUI Soal Posisi RI Di BoP

“Dugaan tindak pidana korupsi dalam case kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan,” bebernya. 

Meski begitu, Budi belum menjelaskan secara detail pengadaan yang berbuntut penangkapan terhadap pelantun lagu dangdut “Cik Cik Bum Bum” ini. 

Yang pasti, beberapa ruangan di wilayah Pemkab Pekalongan sudah disegel. Termasuk, ruang Bupati. 

Baca juga : BRI Dukung Program Tawarkan Promo Ramadan Gentengisasi Via KUR

Pintunya ditempel kertas berwarna putih dan merah, yang bertuliskan ‘DALAM PENGAWASAN KPK’. Terdapat juga logo KPK dan tulisan tanggal 3-3-2026, dengan tanda tangan penyidik. 

Tulisan yang sama juga ditemukan dalam sejumlah ruangan kepala dinas, salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru). Selain itu, segel KPK juga terlihat di ruangan kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Pekalongan. 

Adsense

“Kami akan sampaikan secara lengkapnya ini terkait dengan pengadaan di dinas mana saja,” ucap Budi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense