RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lebih dari dua juta kendaraan meninggalkan kawasan Jabotabek pada periode H-10 hingga Hari Raya Idulfitri (11–21 Maret 2026). Total akumulasi mencapai 2.007.253 unit, melonjak 24,6 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan pergerakan pemudik mayoritas tertuju ke kawasan timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total 1.103.088 kendaraan atau 55 persen.
Sementara itu, 508.585 kendaraan (25,3 persen) mengarah ke Merak dan 395.580 kendaraan (19,7 persen) menuju kawasan Puncak.
Baca juga : 2 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek, Mayoritas Menuju Ke Timur
Secara rinci, arus menuju Trans Jawa via Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama meroket tajam hingga 130 persen. Sebaliknya, volume kendaraan ke arah Merak dan Puncak justru tercatat sedikit menurun dari kondisi reguler.
Tingginya mobilitas rupanya masih terjadi tepat pada Hari Raya Idulfitri, Sabtu (21/3/2026), dengan 197.119 kendaraan keluar Jabotabek. Rivan secara khusus menyoroti lonjakan ekstrem di jalur timur pada hari H tersebut.
"Cikampek Utama mencapai 68.374 kendaraan, meningkat hingga 113,2 persen terhadap lalu lintas normal," ungkap Rivan.
Baca juga : H-3 Lebaran, 163.603 Penumpang & 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Ke Sumatera
Ia menambahkan, jalur ke Bandung via GT Kalihurip Utama juga tetap ramai dengan volume 45.086 kendaraan pada hari Lebaran.
Memasuki fase pascalebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk cermat mengatur jadwal kepulangan. Rivan mewanti-wanti bahwa rentang waktu arus balik tahun ini relatif lebih singkat.
"Tahun ini, puncak arus balik diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026," tegasnya.
Baca juga : Ikut Kapolri Tinjau GT Kalikangkung, Kakorlantas: Rekayasa Mudik Berbasis Data
Untuk menghindari jebakan macet, ia meminta masyarakat tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit seperti pagi dan malam hari. Pengendara juga diimbau mewaspadai kepadatan di jalur-jalur destinasi wisata.
Sebagai solusi memecah kepadatan arus balik, Jasa Marga menyarankan pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026. Pemudik juga bisa memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada 26–27 Maret 2026.
Jasa Marga juga mengingatkan pengendara agar memastikan kelaikan fisik dan mesin kendaraan. Pengguna jalan wajib memastikan kecukupan BBM, saldo uang elektronik (e-toll), dan tidak berlama-lama di rest area agar sirkulasi kendaraan tetap lancar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.