BREAKING NEWS
 

Disebut Provinsi China Sama Kamerun, Taiwan Boikot Pertemuan Tingkat Tinggi WTO

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 24 Maret 2026 15:52 WIB
Ilustrasi. Foto: Freepik

RM.id  Rakyat Merdeka - Taiwan memutuskan untuk pertama kalinya absen dari pertemuan tingkat tinggi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Kamerun. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap negara tuan rumah terkait pencantuman identitas Taiwan dalam dokumen visa.

Pada Selasa (24/3/2026), Kementerian Luar Negeri Taiwan dilaporkan telah melayangkan protes setelah Kamerun melabeli wilayahnya sebagai "Taiwan, Provinsi China" dalam dokumen keberangkatan untuk acara yang berlangsung pada 26–29 Maret tersebut.

Baca juga : Prabowo Ajak Ulama Bersatu Dukung Upaya Perdamaian di Timur Tengah

Menyikapi protes itu, Kamerun sempat memberikan opsi pembebasan visa. Namun, dokumen pengganti tersebut justru dinilai penuh kesalahan karena pihak Kamerun tidak mencantumkan kewarganegaraan, salah mengeja sejumlah nama bahasa Inggris, dan mengidentifikasi hampir seluruh delegasi Taiwan sebagai perempuan.

Adsense

Kementerian Luar Negeri Taiwan menilai negara di Afrika Tengah tersebut tidak memiliki niat tulus untuk menyelesaikan masalah. Pihak kementerian menyatakan bahwa absennya delegasi Taiwan merupakan keputusan mutlak demi menjunjung tinggi martabat nasional, guna menghindari potensi hambatan masuk akibat dokumen yang dipenuhi informasi keliru.

Baca juga : Distribusi Susu di Negara Kepulauan: Tantangan dan Solusi Teknologi Pengemasan

Insiden ini memperlihatkan kembali bayang-bayang Beijing di kancah internasional. China selama ini mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan terus berupaya menghambat akses pulau berpemerintahan sendiri itu di berbagai forum global, termasuk menentang keras penggunaan nama resmi Taiwan atau Republik China.

Merespons tekanan tersebut, Kementerian Luar Negeri Taiwan kembali mengingatkan status mereka di mata hukum perdagangan internasional. Mereka menegaskan bahwa keikutsertaan Taiwan di WTO berstatus sebagai wilayah bea cukai terpisah yang tidak tunduk pada anggota lain, sehingga hak partisipasi mereka yang setara sama sekali tidak boleh dilanggar.

Baca juga : Digertak Trump, Iran-Rusia-China Latihan Perang Di Selat Hormuz

Taiwan diketahui resmi bergabung dengan WTO pada tahun 2002, tak lama setelah China masuk. Nama resmi Taiwan di dalam keanggotaan organisasi tersebut adalah Wilayah Bea Cukai Terpisah Taiwan, Penghu, Kinmen dan Matsu (Taipei Tiongkok).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense