RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur Papua Matius D Fakhiri memastikan pengembangan Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, sebagai pusat perikanan tanpa mengambil alih tanah masyarakat. Program ini diarahkan untuk meningkatkan ekonomi warga berbasis potensi laut.
Fakhiri mengatakan pemerintah hanya membuka akses pembangunan, sementara hak kepemilikan tanah tetap berada di masyarakat adat.
“Pemerintah tidak memiliki hak untuk tanah itu, kami cuma buka,” ujarnya saat tatap muka dengan ondoafi dan warga di Kampung Waiya, Distrik Depapre, dikutip Minggu (3/5/2026).
Ia menegaskan tanah tetap menjadi milik masyarakat meski pembangunan berjalan. “Tetap tanah itu menjadi hak milik masyarakat,” katanya.
Fakhiri mengapresiasi sikap terbuka ondoafi dan masyarakat Depapre yang menerima pembangunan tanpa meninggalkan nilai adat. Dukungan tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan program pemerintah di daerah.
Baca juga : Industri Migas Didorong Naik Kelas, Kurangi Ketergantungan Impor
“Kami bersyukur punya masyarakat dan ondoafi yang menerima pembangunan,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Papua telah menetapkan Depapre sebagai distrik berbasis perikanan. Sejumlah infrastruktur disiapkan, mulai dari dermaga kampung, jembatan menuju laut, hingga kawasan kampung nelayan.
“Depapre akan menjadi pusat perikanan Provinsi Papua,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah berencana membangun fasilitas pendukung seperti pabrik pengalengan ikan. Program ini diharapkan meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.
Pemerintah juga akan memberikan bantuan kapal tangkap dan pendampingan teknis kepada kelompok nelayan agar produksi meningkat.
Baca juga : Gubernur Jawa Tengah Hadirkan Daycare bagi Pekerja
“Tidak perlu semua jadi pegawai negeri, laut kita luas untuk mencari ikan,” katanya.
Fakhiri menegaskan, pemerintah tidak akan membeli tanah masyarakat dalam proyek pembangunan. Kebijakan ini dilakukan agar hak masyarakat tetap terjaga.
“Kalau saya beli, nanti kalian tidak punya hak lagi,” tegas dia.
Fakhiri memastikan seluruh program yang dijalankan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami hanya masuk dengan program, manfaatnya kembali ke masyarakat,” sebutnya.
Baca juga : Gubernur Fakhiri: Otoda Harus Perkuat Layanan Publik Dan Kemandirian Fiskal
Fakhiri meminta masyarakat ikut menjaga dan mengawasi pembangunan di Depapre. Ia juga berkomitmen terus turun langsung berdialog dengan warga.
“Saya tidak akan capek bertemu masyarakat demi kebaikan bersama,” tutup Fakhiri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.