Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lestari Moerdijat Dorong Pemerintah Daerah Serius Dukung Perluasan PJJ
Senin, 27 April 2026 20:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perluasan implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang pendidikan menengah di 34 provinsi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) harus direspons dengan kesiapan serius dari pemerintah daerah, baik teknis maupun non-teknis.
"Keberhasilan program PJJ ini sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur digital di daerah, kapasitas tenaga pendidik, serta akurasi data anak tidak sekolah (ATS) yang menjadi sasaran utama," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2026).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, memperluas implementasi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang pendidikan menengah di 34 provinsi tahun ini.
Perluasan implementasi itu dilakukan Kemendikdasmen setelah sukses melakukan uji coba PJJ jenjang pendidikan menengah untuk anak pekerja migran Indonesia di Malaysia pada 2025.
Baca juga : DPR Happy, Ketahanan Energi Kita Diakui Dunia
Perluasan itu menargetkan 3.500 anak tidak sekolah (ATS) untuk bisa kembali bersekolah sebagai bagian upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan.
Lestari berpendapat, perluasan ke seluruh provinsi, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan uji coba di luar negeri.
“Semua penting untuk dipersiapkan secara matang," tegas Lestari yang akrab disapa Rerie itu.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat di daerah 3T membutuhkan dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai.
Baca juga : Pemerintah Target Ekonomi 6,7 Persen
Hal itu, tambah dia, menjadi tantangan utama mengingat tidak semua daerah yang memiliki konektivitas yang stabil. "Kesiapan sarana dan prasarana pendukung terkait infrastruktur digital juga harus dipastikan," ujar Legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu.
Rerie mengapresiasi langkah Kemendikdasmen pada 2025 yang telah menyalurkan papan interaktif digital, laptop, dan hard disk eksternal kepada 288.865 satuan pendidikan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, menekankan bahwa perangkat semata tidak cukup tanpa kesiapan sumber daya manusia di lapangan.
"Para tenaga pengajar harus dipastikan memiliki keterampilan dalam mengoperasikan dan mengelola sejumlah peralatan tersebut," ujarnya.
Baca juga : Jelang Musyawarah Daerah, Elite Golkar Sulsel Berebut Dukungan
Rerie menegaskan, keberlanjutan proses belajar mengajar yang berkualitas bagi setiap anak bangsa sangat penting untuk mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya