BREAKING NEWS
 

Sah! Faisal Ilyas Lanjutkan Estafet Bos Baru PEMA, Mawardi Nur Jadi Kepala BPMA

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 11 Agustus 2026 15:25 WIB
Prosesi serah terima jabatan dari Direktur Utama (Dirut) PEMA sebelumnya yakni Mawardi Nur ke Dirut baru yakni Faisal Ilyas di Kantor PEMA, Banda Aceh, Senin (10/8/2026). Foto: PEMA

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA resmi mengganti Direktur Utama. Mawardi Nur yang kini dipercaya menjadi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) resmi menyerahkan kepemimpinan PEMA kepada Faisal Ilyas dalam acara serah terima jabatan di Banda Aceh, Senin (11/8/2026).

Pergantian tersebut menjadi bagian dari proses kesinambungan kepemimpinan sekaligus momentum bagi PEMA untuk memperkuat kinerja dan mengembangkan bisnis perusahaan. Serah terima berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri jajaran komisaris, direksi, serta karyawan dan karyawati PEMA.

Jajaran PEMA menyampaikan apresiasi kepada Mawardi Nur atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin perusahaan. Kepemimpinannya dinilai telah mengawal sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan kinerja bisnis dan pengembangan sumber-sumber pendapatan perusahaan.

"Berbagai fondasi dan capaian yang telah dibangun diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh kepemimpinan berikutnya," bunyi siaran pers PEMA, Senin (10/8/2026).

Baca juga : Resmi Pimpin BPMA, Ini Tiga Agenda Besar Mawardi Nur Genjot Migas Aceh

Dalam beberapa tahun terakhir, PEMA mencatat perkembangan di sejumlah lini usaha. Pada sektor energi, misalnya, perusahaan berhasil meningkatkan harga jual gas pada 2025 melalui strategi bisnis, evaluasi kontrak, serta negosiasi yang dilakukan secara terukur.

Langkah tersebut berdampak pada peningkatan nilai aset energi Aceh dan pendapatan perusahaan. Pada saat yang sama, kinerja sektor energi turut memperbesar kontribusi PEMA terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat daya tarik investasi di Aceh.

Adsense

Perkembangan bisnis juga berlangsung pada sektor hilirisasi dan kawasan industri. PEMA terus mengawal pembangunan fasilitas produksi garam dan baja ringan. Pengembangan bisnis perikanan melalui Integrated Cold Storage (ICS) Lampulo juga terus diperkuat.

Memasuki 2026, perusahaan memperluas pasar melalui ekspor Kopi Arabika Gayo ke Amerika Serikat. PEMA pada saat yang sama mulai mengembangkan portofolio bisnis telekomunikasi untuk membuka sumber pertumbuhan baru.

Baca juga : Mawardi Nur Siap Tingkatkan Lifting Migas dan Hadirkan Manfaat Nyata bagi Aceh

Langkah tersebut menunjukkan upaya perusahaan untuk tidak bergantung pada satu sumber pendapatan. Diversifikasi bisnis diarahkan untuk memperkuat portofolio usaha, meningkatkan nilai tambah komoditas Aceh, memperluas akses pasar, dan menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.

Estafet kepemimpinan kepada Faisal Ilyas diharapkan mampu menjaga momentum tersebut. Perusahaan juga menargetkan penguatan tata kelola dan profesionalisme agar setiap pengembangan bisnis memberikan manfaat yang lebih besar bagi PEMA maupun perekonomian Aceh.

Pergantian direktur utama itu juga menjadi momentum untuk memastikan agenda strategis yang telah berjalan tidak terhenti akibat perubahan kepemimpinan. Berbagai fondasi dan capaian pada periode sebelumnya diharapkan dapat dilanjutkan serta dikembangkan di bawah kepemimpinan baru.

Faisal Ilyas kini mendapat mandat untuk melanjutkan perjalanan perusahaan dengan semangat baru. PEMA menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja, memperluas pengembangan usaha, dan meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan serta masyarakat Aceh.

Baca juga : Sukses Pimpin PEMA, Mawardi Nur Kini Dilantik Menteri Bahlil Jadi Kepala BPMA

Serah terima jabatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan organisasi di tengah perkembangan bisnis perusahaan. Proses transisi kepemimpinan diharapkan berlangsung profesional dan konstruktif sehingga tidak mengganggu agenda strategis yang telah ditetapkan.

Dengan kepemimpinan baru, PEMA optimistis dapat menghadapi tantangan bisnis sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu instrumen Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense