RM.id Rakyat Merdeka - Gempa M7,7 Flores yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026), telah mengakibatkan sedikitnya 60 warga meninggal dunia. Hingga saat ini, tim pencarian dan pertolongan (SAR) yang melibatkan tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas, masih melakukan penyisiran di lokasi terdampak bencana. Tim SAR tersebut meliputi personel Basarnas 63 orang dan potensi SAR 1.799 orang.
Pada hari ketiga pascagempa, Basarnas tidak mendapatkan lagi adanya laporan orang hilang di wilayah terdampak. Namun, Basarnas tetap menurunkan personel secara optimal khususnya di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Selain operasi pencarian dan pertolongan, pelayanan medis darurat juga terus diupayakan sejak awal. Pos komando akan mengoperasikan rumah sakit lapangan untuk memberikan pelayanan kepada warga. Dua rumah sakit lapangan telah dikirimkan menuju Kabupaten Manggarai dan Nagekeo.
Baca juga : PNM Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores NTT
Fasilitas ini akan berfungsi untuk melayani korban gempa maupun warga yang sakit. Fasilitas medis berupa rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lain di kabupaten tersebut rusak akibat guncangan gempa. Operasional rumah sakit ini nantinya akan mendapatkan dukungan dari tim emergensi medis (EMT) dari Kementerian Kesehatan.
Minggu (16/8/2026), Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis telah mengaktifkan health emergency operation center atau HEOC di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak bencana. Aktivasi HEOC berada di 9 lokasi strategis. Kesembilan titik tersebut berada di tingkat provinsi dan 9 titik di kabupaten terdampak.
Pada sektor pelayanan darurat kesehatan, Kementerian Kesehatan memobilisasi dua tim manajemen krisis kesehatan, masing-masing menuju Kabupaten Sikka dan Ende. Selanjutnya EMT juga diterjunkan sebanyak dua tim, dimana satu tim mencakup Kabupaten Ende Nagekeo dan Manggarai Barat, dan satu lainnya melayani Kabupaten Sikka.
Baca juga : Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat Tangani Dampak Gempa Flores
Di samping itu, Kementerian Kesehatan juga mengirimkan bantuan obat-obatan, bahan medis habis pakai, emergency kit, tenda pos kesehatan dan oksigen lonsentrator serta tenda pos kesehatan untuk menunjang penanganan darurat. Pelayanan medis bagi korban terdampak gempa juga mendapatkan dukungan dari personel TNI dan Polri.
Dampak Kerusakan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak terus memutakhirkan data kerusakan bangunan tempat tinggal. Rincian kerusakan rumah di wilayah Kabupaten Nagekeo, terdiri 116 unit rumah rusak berat (RB), 6 unit rumah rusak sedang (RS) dan 42 unit rumah rusak ringan (RR).
Kabupaten Ende, kerusakan terdiri dari 108 unit rumah RB, 85 unit rumah RS, dan 268 unit rumah RR. Kabupaten Manggarai, rincian kerusakan meliputi 761 unit rumah RB, 76 unit rumah RS, 147 unit rumah RR. Kabupaten Manggarai Timur, kerusakan meliputi 23 unit rumah RB, 15 unit rumah RS, 11 unit rumah RR. Kabupaten Manggarai Barat, kerusakan meliputi 481 unit rumah RB, 202 unit rumah RS, 231 unit rumah RR. Kabupaten Ngada, total kerusakan mencapai 1.796 unit rumah.
Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Gempa Flores, Dirut Pimpin Upacara HUT RI
BPBD masih melakukan pendataan dan verifikasi tingkat kerusakan tersebut. Sedangkan di Kabupaten Sikka, jumlah tempat tinggal terdampak meliputi 145 unit rumah RB, 16 unit rumah RS, 12 unit rumah RR. Di samping rumah warga, guncangan gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum, seperti tempat ibadah, fasilitas kesehatan, pendidikan, perkantoran dan fasilitas umum lain, termasuk akses jalan.
Sampai dengan hari ini. Senin (17/8/2026), Pos Pendamping Nasional mencatat jumlah gempa susulan mencapai 1.576 kali, dengan magnitudo terbesar 6,2. Dari total gempa susulan itu, sebanyak 54 gempa susulan yang dirasakan warga. Aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan belum terlihat jelas. Diperkirakan kondisi akan mulai stabil dalam 2–3 minggu ke depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.