BREAKING NEWS
 

Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan, MMB: Kado Indah HUT Kemerdekaan

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 19 Agustus 2026 12:04 WIB
Foto: BNN.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penggagalan penyelundupan 2,6 ton sabu cair melalui jalur laut menjadi kado indah bagi masyarakat di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Keberhasilan tersebut dinilai menunjukkan kuatnya sinergi aparat dalam melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepulauan Riau (Kepri) menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur laut.

Petugas mengamankan kapal MV Ocean Porter di perairan Tanjung Parit, Bengkalis, Riau, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan narkotika jenis metamfetamina atau sabu cair dengan total berat mencapai 2,6 ton.

Baca juga : Prudential Indonesia Raih The Excellent Performance Life Insurance Company 2026

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB), Khairul Anam.

Menurutnya, penggagalan penyelundupan dalam jumlah besar itu menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

“Ini sebuah prestasi yang patut diapresiasi. Di tengah momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat mendapatkan kado yang sangat indah berupa keberhasilan sinergi aparat menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah yang sangat besar,” ujar Anam kepada media di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Anam, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui upaya nyata menjaga generasi bangsa dari ancaman narkoba.

Adsense

Ia juga mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya terus mendorong penguatan pemberantasan narkotika dan kejahatan yang mengancam masa depan bangsa.

Baca juga : 81 Tahun Merdeka, Menyongsong Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur

“Pemberantasan narkoba adalah bagian penting dari upaya membangun Indonesia yang kuat. Negara tidak boleh memberikan ruang bagi jaringan narkotika untuk merusak generasi muda,” katanya.

Anam, yang juga dikenal sebagai pegiat gerakan antinarkoba dari Gerakan Nurani Nusantara (GANN) yang dinakhodai M. Fariza Y. Irawady sejak 2014, menegaskan bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Ia secara khusus memuji sinergi antara BNN RI, Polri, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam pengungkapan kasus tersebut.

“Sinergi BNN, Polri, dan Bea Cukai seperti ini harus terus diperkuat. Jalur laut merupakan salah satu pintu yang rawan dimanfaatkan jaringan narkotika internasional, sehingga koordinasi dan pertukaran informasi antarlembaga menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurut Anam, keberhasilan menggagalkan pengiriman 2,6 ton sabu cair bukan hanya soal menyita barang bukti, tetapi juga menyelamatkan masyarakat dan generasi muda dari dampak buruk narkotika.

Baca juga : Mengetuk Pintu Rumah Sendiri

“Bayangkan jika barang sebanyak ini berhasil masuk dan beredar di masyarakat. Dampaknya tentu sangat luar biasa. Karena itu, keberhasilan aparat ini harus menjadi penyemangat untuk terus memperkuat perang terhadap narkoba,” katanya.

Ia berharap, pengungkapan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan membongkar jaringan di balik penyelundupan, termasuk mengungkap sumber, pengendali, serta pihak-pihak lain yang terlibat.

“Jangan berhenti pada barang bukti. Bongkar jaringannya sampai ke akar-akarnya. Kita ingin Indonesia benar-benar terbebas dari ancaman narkotika,” tegas Anam.

Dia juga mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum serta berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

“Ini bukan hanya tugas BNN, Polri, atau Bea Cukai. Ini tugas kita bersama. Kemerdekaan harus kita isi dengan memastikan generasi penerus bangsa tumbuh sehat, produktif, dan terbebas dari narkoba,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense