Dark/Light Mode

Kain Tenun, Tumpeng, Dan Musik Nusantara Meriahkan HUT ke-80 RI Di Beijing

Senin, 27 Oktober 2025 08:53 WIB
Potong Tumpeng: Dubes Djauhari Oratmangun (tengah) dan istri, Sih Elsiwi Handayani (kedua kiri) memimpin prosesi pemotongan tumpeng Anwayatmoli bersama Wakil Menteri Luar Negeri China Sun Weidong (kedua kanan), Wakil Menteri dari International Department of the CPC Central Committee Sun Haiyan (kanan) disaksikan langsung Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, dalam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Beijing, China, Kamis (24/10/2025). (Foto KBRI Beijing)
Potong Tumpeng: Dubes Djauhari Oratmangun (tengah) dan istri, Sih Elsiwi Handayani (kedua kiri) memimpin prosesi pemotongan tumpeng Anwayatmoli bersama Wakil Menteri Luar Negeri China Sun Weidong (kedua kanan), Wakil Menteri dari International Department of the CPC Central Committee Sun Haiyan (kanan) disaksikan langsung Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, dalam perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Beijing, China, Kamis (24/10/2025). (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana hangat dan penuh warna Indonesia terasa di Beijing, China, pada Kamis (24/10/2025). Resepsi diplomatik peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah dengan nuansa budaya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Acara tersebut dihadiri lebih dari seribu tamu undangan, termasuk pejabat tinggi dari Pemerintah China. Hadir sebagai guest of honor, Wakil Menteri Luar Negeri China Sun Weidong dan Wakil Menteri dari International Department of the CPC Central Committee Sun Haiyan.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun bersama sang istri, Sih Elsiwi Handayani Oratmangun, memimpin prosesi pemotongan tumpeng Anwayatmoli, tradisi khas dari Tanimbar, bersama kedua tamu kehormatan. Prosesi ini disaksikan langsung Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa.

Kain tenun khas Tanimbar juga menjadi busana yang dikenakan Dubes Djauhari beserta istri, Sih Elsiwi Handayani Oratmangun. 

Mengawali sambutannya, Dubes Djauhari mengutip pepatah klasik dari Konfusius: “Yǒu péng zì yuǎnfāng lái, bù yì lè hū?” yang berarti, “Betapa menyenangkan memiliki sahabat yang datang dari jauh.”

Baca juga : Dari Model, Ana Marlia Mantapkan Diri Meniti Karier di Dunia Akting

Dia menyampaikan bahwa tema HUT RI ke-80, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, mencerminkan semangat perjuangan bangsa yang terus hidup dalam diplomasi Indonesia di kancah dunia.

75 Tahun Hubungan Diplomatik

Tahun 2025 juga menjadi momen bersejarah, menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–China. "Sejumlah capaian kerja sama berhasil diraih tahun ini," ujarnya Dubes yang pernah ngepos di Rusia.

Kerja sama itu meliputi kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Beijing pada September, kunjungan Premier Li Qiang ke Jakarta pada Juni, hingga Pertemuan 2+2 antara Menlu dan Menhan kedua negara pada April lalu.

Dalam bidang perdagangan, China tetap menjadi mitra utama Indonesia. Tahun 2024, volume perdagangan kedua negara mencapai 147,79 miliar dolar AS, sementara investasi China di Indonesia tercatat 8,1 miliar dolar AS, dan investasi asal Hong Kong sebesar 8,2 miliar dolar AS.

Dubes Djauhari juga menyoroti penguatan local currency transaction yang diyakini akan mempermudah transaksi bisnis antarkedua negara.

Baca juga : Warga Jakarta Wajib Tahu! Ini Pengalihan Jalur Peringatan HUT ke-80 TNI di Monas

Sektor pariwisata pun terus tumbuh. Wisatawan asal China masih menjadi salah satu penyumbang terbesar kunjungan turis ke Indonesia. "Dengan dibukanya sejumlah rute penerbangan baru, saya optimistis jumlah wisatawan China akan semakin meningkat," harapnya.

Turut hadir dalam resepsi ini sejumlah pejabat Indonesia, di antaranya Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan atau Deputi 4 Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ronny Hutahayan, Dr. Jona Widagdo dari Dewan Ekonomi Nasional/Kadin Komite China, serta KGPAA Mangkunegara X. Hadir pula pimpinan perbankan nasional seperti Bank Mandiri, BRI, BI Beijing, serta perwakilan Kamar Dagang Indonesia di China, diaspora, dan mahasiswa Indonesia di berbagai kota di Negeri Panda itu.

Dubes Djauhari Oratmangun (kiri) bersama Deputi 4 Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ronny Hutahayan (tengah), dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Beijing Yulian Wihantoro, dalam Forum Bisnis Indonesia-China di Beijing, Jumat (24/10/2025). (Foto IG deputi4.kominkoifra)

Sebelum resepsi, digelar pula Forum Bisnis Indonesia–China hasil kerja sama KBRI Beijing dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Beijing, BI Beijing, Bank Mandiri Shanghai, dan Bank Rakyat Indonesia.

Suasana malam makin semarak dengan penampilan Daniel Pattinama, Trio Obras, serta tari-tarian daerah Indonesia oleh kelompok Yingde dan mahasiswa Indonesia di Beijing.

Kolaborasi musik antara Central Conservatory of Music Beijing dan seniman Indonesia turut menambah kemegahan acara.

Baca juga : Pertamina Dukung Tumbuh Kembang Anak Lewat Program Tamasya Di Balikpapan

Para tamu tampak antusias menikmati aneka kuliner Nusantara seperti sate ayam, rendang, dan soto ayam. Sejumlah tamu juga mengunjungi berbagai stan pameran foto 75 tahun hubungan Indonesia–China, pameran kain wastra, serta promosi produk unggulan Indonesia seperti Kopi Buat Kamu, Tipsy Coco, Walovi, hingga Yan Tai Tai.

Sebagai penutup, para undangan pulang dengan goodie bag berisi produk khas Indonesia seperti Kapal Api, Astick, Yan Tai Tai, dan Papatonk.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.