BREAKING NEWS
 

Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 23 Agustus 2026 15:37 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo. Foto: Tedy O Kroen/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Prasetyo menegaskan, kabar yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. Ia menyampaikan bantahan itu saat ditemui dalam acara akad nikah Kepala Sekretariat Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

“Tidak ada, tidak benar itu,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan mengenai kabar penunjukan Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan.

Kabar tersebut sebelumnya beredar di media sosial dan menyebut Haji Isam mendapat mandat dari Presiden Prabowo untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan. Namun, Prasetyo memastikan tidak ada penunjukan pengusaha tersebut sebagai koordinator operasi.

Baca juga : Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi

Menurut Prasetyo, pemerintah memang membuka ruang bagi semua pihak untuk ikut membantu menangani karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Namun, keterlibatan tersebut tidak berarti pihak-pihak di luar struktur pemerintahan diberi kewenangan untuk menjadi koordinator penanganan.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” lanjutnya.

Adsense

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di wilayah yang menjadi prioritas. Penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan personel di lapangan.

Upaya tersebut diperkuat dengan pengerahan 12.880 personel untuk mendukung pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemantauan kualitas udara. Pemerintah juga meningkatkan pengawasan di enam provinsi yang dinilai menjadi wilayah prioritas rawan karhutla.

Baca juga : Api di TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Enam provinsi tersebut meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Pengawasan diperketat untuk memastikan penanganan kebakaran berlangsung cepat, terutama ketika titik api muncul dan berpotensi meluas.

Presiden Prabowo juga memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan dan koordinasi di Kalimantan Tengah, Prabowo berkoordinasi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk memperkuat langkah penanganan di lapangan.

Dalam rapat tersebut, pemerintah mengarahkan penambahan berbagai peralatan dan fasilitas untuk mendukung proses pemadaman. Bantuan yang disiapkan mencakup empat helikopter pengebom air atau water bombing yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit dipadamkan dari darat.

Selain helikopter, pemerintah menyiapkan 100 unit pompa air, 2.000 unit alat pelindung diri (APD), cangkul gepyok, sumur bor, serta selang air. Penambahan peralatan itu ditujukan untuk memperkuat kemampuan petugas dalam menghadapi karhutla di sejumlah wilayah prioritas.

Baca juga : Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Karhutla

Dengan langkah tersebut, pemerintah menempatkan penanganan karhutla sebagai operasi lintas sektor yang melibatkan berbagai unsur. Sementara itu, Prasetyo menegaskan bahwa kabar mengenai Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan tidak sesuai dengan keputusan pemerintah. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense