Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Api di TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman
Minggu, 23 Agustus 2026 11:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Resor Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, berhasil dipadamkan.
Seluruh gajah sumatra, baik yang berada di habitat alami maupun di Pusat Konservasi Gajah, terpantau aman dan tidak terdampak langsung oleh kebakaran.
Kebakaran yang terjadi sejak Jumat (21/8/2026) siang tersebut berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 673 hektare. Angka tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui berdasarkan hasil verifikasi lapangan.
Penanganan kebakaran melibatkan sekitar 250 personel gabungan dari Balai Taman Nasional Way Kambas, Polda Lampung, Polres Lampung Timur, Kodam, Kodim Lampung Timur, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, mitra kerja taman nasional, Masyarakat Mitra Polhut, kelompok tani hutan, koperasi, serta Masyarakat Peduli Api.
Baca juga : Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Karhutla
Pengendalian di lapangan turut dipantau langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Kapolres Lampung Timur, Dandim Lampung Timur, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Timur.
Keterlibatan lintas instansi tersebut memperkuat koordinasi dalam pemadaman sekaligus memastikan perlindungan kawasan konservasi dan satwa liar menjadi prioritas bersama.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah tantangan, antara lain karakteristik lahan bergambut, sulitnya akses menuju lokasi, serta sumber air yang berada cukup jauh dari area kebakaran.
Sebagian lokasi bahkan harus dijangkau personel dengan berjalan kaki. Melalui kerja bersama dan penanganan intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Setelah itu, personel gabungan melakukan pendinginan dan pemantauan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Baca juga : Menhut Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat
Langkah tersebut penting mengingat karakteristik lahan bergambut yang memerlukan kewaspadaan tinggi guna mencegah potensi kebakaran berulang.
Gajah Sumatra Terpantau Aman
Berdasarkan pemantauan Balai Taman Nasional Way Kambas, kelompok gajah liar berada di wilayah utara taman nasional, jauh dari lokasi kebakaran.
Sementara itu, gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah juga berada di area yang tidak terdampak. Dengan demikian, gajah liar maupun gajah yang berada di Pusat Konservasi Gajah terpantau aman dan tidak terdampak langsung oleh kejadian tersebut.
Meski demikian, petugas tetap melanjutkan pemantauan terhadap pergerakan satwa dan kondisi kawasan untuk memastikan perlindungan satwa liar berjalan optimal.
Sebagai tindak lanjut, Balai Taman Nasional Way Kambas akan meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan kawasan serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat.
Baca juga : Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut: Api Sudah Tak Terlihat, Gambut Masih Berasap
Penguatan tersebut mencakup upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perburuan, perambahan, serta aktivitas ilegal lainnya yang berpotensi mengancam kawasan konservasi.
Kemenhut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan, mitra konservasi, dan masyarakat yang telah bekerja bersama memadamkan kebakaran serta menjaga keselamatan gajah sumatra dan satwa liar lainnya.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran, segera melaporkan temuan asap atau titik api, serta bersama-sama menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya