RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan Paket Logistik Keluarga (PLK) kepada penyintas gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Untuk menjangkau warga terdampak, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) harus menyeberangi laut selama sekitar 3 hingga 4 jam. Pulau Palue berjarak sekitar 65 kilometer dari Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.
Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pangan dan kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak, gula, biskuit, dan mi instan.
Setibanya di Pulau Palue, personel BTB kembali menempuh jalur darat berbukit untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah titik pengungsian.
Baca juga : BAZNAS Dirikan 16 Pos Layanan Kemanusiaan Untuk Penyintas Gempa NTT
Berdasarkan data Kecamatan Palue per 23 Agustus 2026, gempa menyebabkan 1.058 rumah warga mengalami kerusakan. Bencana tersebut juga mengakibatkan 19 orang luka berat, 15 orang luka ringan, serta satu orang meninggal dunia.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad mengatakan, distribusi bantuan dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga di wilayah yang relatif terisolasi tetap terpenuhi.
"Kami berkomitmen menembus batas geografis untuk memastikan bantuan logistik ini benar-benar sampai ke tangan warga yang paling membutuhkan di pelosok Palue," kata Idy, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).
BAZNAS, tambah Idy, akan melanjutkan pendistribusian bantuan pangan bagi penyintas gempa. Lembaga tersebut menargetkan 1.000 paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap ke berbagai titik pengungsian sesuai kondisi di lapangan.
Baca juga : BAZNAS Mulai Pengukuran IZN Dan KDZ 2026 Perkuat Tata Kelola Zakat
"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut membantu saudara kita, para korban gempa di Pulau Palue dan berbagai titik lain di NTT agar mereka tidak merasa berjuang sendirian di tengah masa-masa sulit ini," ujarnya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan dari warga terdampak gempa. Perwakilan penyintas, Y. Sawe, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan BAZNAS.
"Terima kasih kepada rekan-rekan BAZNAS atas bantuan yang kami terima pada sore hari ini. Kami sangat bangga atas dukungannya ketika kami mengalami bencana gempa ini," sambung Sawe.
Sejak gempa mengguncang NTT pada pertengahan Agustus 2026, BAZNAS telah menyalurkan Paket Logistik Keluarga di Posko Golo Conggo, Kecamatan Reok. Selain itu, BAZNAS mendirikan 16 pos layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak.
Baca juga : Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Bantuan juga dilakukan melalui penyediaan dapur umum, layanan kesehatan mobile Rumah Sehat BAZNAS (RSB), masjid darurat, serta persiapan beasiswa bagi 1.000 mahasiswa.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS mendukung pemulihan penyintas gempa NTT, baik untuk memenuhi kebutuhan darurat maupun membantu proses pemulihan pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.