Dark/Light Mode

BAZNAS Dirikan 16 Pos Layanan Kemanusiaan Untuk Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 18:50 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendirikan 16 pos layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendirikan 16 pos layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendirikan 16 pos layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pos tersebut disiapkan untuk mempercepat penanganan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat penyintas gempa.

Berbagai layanan disediakan melalui pos-pos tersebut, mulai dari layanan kesehatan, dapur umum, dapur air, hingga masjid darurat. Layanan itu tersebar di Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Manggarai Timur.

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, pendirian pos layanan merupakan bagian dari respons kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga : BAZNAS Mulai Pengukuran IZN Dan KDZ 2026 Perkuat Tata Kelola Zakat

"Yang kami upayakan adalah bagaimana masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar selama berada dalam situasi darurat. Karena itu, layanan kami dibuat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di masing-masing titik," kata Sodik, dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, respons BAZNAS tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan logistik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat. Dapur umum dan dapur air disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan makanan serta air bersih.

Sementara layanan kesehatan diberikan untuk memantau dan menangani kondisi kesehatan warga, terutama mereka yang berada di pengungsian dan membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

Baca juga : Astra Bangun 7 Posko Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Selain itu, BAZNAS juga mendirikan masjid darurat di sejumlah lokasi terdampak. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan ibadah di tengah situasi pascabencana.

Sodik menambahkan, BAZNAS melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak gempa.

"Layanan-layanan BAZNAS juga memungkinkan untuk terus bertambah. Kami akan terus bergerak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Semoga ikhtiar ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.