RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan United Foundation for Global Development (UFGD) menjajaki kerja sama strategis untuk memperkuat program kemanusiaan bagi Palestina sekaligus pembangunan infrastruktur sosial di Indonesia.
Penjajakan kerja sama tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia melalui audiensi di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Pertemuan dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Zainut Tauhid Sa'adi, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari, perwakilan UFGD Abdallah Raed Shihda dan Barhum Daoud Mahmud, Direktur Pendistribusian BAZNAS Ahmad Fikri, serta jajaran terkait.
Zainut menyambut baik peran Kedutaan Besar Palestina dalam menjembatani kerja sama BAZNAS dan UFGD. Menurut dia, BAZNAS berkomitmen menjalankan misi kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat Palestina.
Baca juga : BAZNAS Terima Infak Kemanusiaan 2 Miliar Untuk Pemulihan Masyarakat NTT
"Program-program kemanusiaan kami untuk Palestina sudah banyak berjalan, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, penyediaan hunian sementara, layanan kesehatan, hingga beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Palestina," kata Zainut.
Dia mengatakan, fasilitasi Kedutaan Besar Palestina membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan UFGD. BAZNAS, kata dia, siap bersinergi dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Duta Besar Palestina yang memfasilitasi pertemuan ini. BAZNAS dengan tangan terbuka siap bersinergi dengan UFGD untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan," ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, UFGD berencana mendukung pembangunan infrastruktur sosial di sejumlah wilayah Indonesia, di antaranya pembangunan masjid dengan arsitektur khas Masjid Al-Aqsa dan sumur air bersih.
Baca juga : RedDoorz Salurkan Bantuan Rp25 Juta untuk Korban Bencana NTT Dan Kalimantan
Perwakilan UFGD mengatakan pihaknya telah membangun salah satu Masjid Al-Aqsa di Indonesia dan berencana membangun 89 masjid serupa di sejumlah daerah.
"Saat datang ke Indonesia, kami juga sudah membangun salah satu Masjid Al-Aqsa di Indonesia dan berencana membangun 89 Masjid Al-Aqsa di Indonesia. Alasan utama kami adalah agar masyarakat Indonesia dapat merasakan bagaimana rasanya melaksanakan salat di Masjid Al-Aqsa yang ada di Indonesia, Insya Allah," sebut perwakilan UFGD.
Selain pembangunan masjid, UFGD juga menyatakan kesiapan membantu penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Salah satu wilayah yang menjadi pembahasan adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), yang saat ini terdampak gempa.
Menurut perwakilan UFGD, penyediaan air bersih menjadi kebutuhan yang lebih mendesak bagi masyarakat terdampak bencana.
Baca juga : BAZNAS Kembali Buka Pelatihan Terapis Spa Syariah Gratis Untuk Mustahik
"Masjid memang penting, tetapi yang lebih utama adalah air bersih. Masyarakat membutuhkan air untuk dapat bertahan hidup," sambungnya.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menyatakan kesiapannya untuk terus menjembatani pihak-pihak yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan dan pembangunan.
"Semoga kolaborasi antara BAZNAS dan UFGD yang kita inisiasi bersama ini dapat memberikan manfaat besar, baik untuk membantu rakyat Palestina maupun masyarakat Indonesia. Free Palestine," pungkas Abdalfatah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.