BREAKING NEWS
 

BMKG: Musim Hujan Baru Datang pada Pertengahan Oktober

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 7 September 2026 13:23 WIB
Warga berjalan di tengah hujan. (Foto: Tedy O Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang diperkirakan hingga awal 2027.

Direktur Perubahan Iklim BMKG Fachri Radjab mengatakan, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini memasuki puncak musim kemarau. "Kami perkirakan puncak musim kemarau terjadi pada periode Agustus hingga September 2026 ini," kata Fachri, dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Baca juga : Info BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Sepanjang Hari, Berapa Suhu Maksimalnya?

Menurut Fachri, kondisi kemarau tahun ini semakin berat karena terjadi bersamaan dengan fenomena El Nino yang berintensitas sangat kuat. "El Nino kita perkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027," ujar Fachri. 

Adsense

Kemarau yang berlangsung bersamaan dengan El Nino dapat menyebabkan curah hujan berkurang dan memperpanjang kondisi kering di sejumlah wilayah. Kondisi ini berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih, produksi pangan di sektor pertanian, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca juga : Erupsi Anak Krakatau, Presiden Minta BNPB, BMKG Hingga TNI/Polri Siaga Penuh

BMKG memperkirakan, musim hujan akan mulai datang secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. "Peralihan ke musim penghujan kami prediksi akan berlangsung pada pertengahan Oktober hingga akhir November 2026," ujar Fachri.

Karena itu, BMKG meminta masyarakat dan pelaku sektor pertanian melakukan langkah antisipasi sejak dini. BMKG juga mendorong Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga terkait menggunakan informasi iklim sebagai dasar dalam mengatur ketersediaan air, pengelolaan lahan pertanian, serta pencegahan karhutla.

Baca juga : Abu Vulkanik Anak Krakatau Bahayakan Penerbangan, Ini Penjelasan BMKG

BMKG terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan menyampaikan informasi iklim terbaru kepada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense