RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung kembali mengalami erupsi pada Selasa (8/9/2026) pukul 17.56 WIB. Namun, visual letusan tidak teramati.
Baca juga : BRI Peduli Salurkan Masker & Vitamin Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik
"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 54 mm dan durasi 31 detik," demikian penjelasan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) melalui Magma Indonesia, Selasa (8/9/2026).
Baca juga : Debu Vulkanik Anak Krakatau Bercampur Polusi Jakarta, BMKG: Jangan Lepas Masker
Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau, atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Baca juga : BMKG: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergerak Menjauhi Wilayah Indonesia
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.