BREAKING NEWS
 

Polri-AFP Perkuat Kerja Sama Lawan Kejahatan Lintas Negara

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 24 September 2026 23:05 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Commissioner AFP Krissy Barrett dalam SOM ke-14 Polri-AFP di Bali, Senin (21/9/2026). Pertemuan membahas penguatan kerja sama menghadapi kejahatan lintas negara.

RM.id  Rakyat Merdeka - Polri dan Australian Federal Police (AFP) memperkuat kerja sama dalam menghadapi kejahatan transnasional melalui The 14th Senior Officers Meeting (SOM) di Merusaka Hotel, Kabupaten Badung, Bali, Senin (21/9/2026).

SOM merupakan forum rutin tahunan Polri dan AFP yang telah berlangsung sejak 2011. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kerja sama sekaligus menyepakati prioritas kedua institusi dalam menghadapi perkembangan kejahatan lintas negara yang semakin kompleks.

Dalam SOM ke-14, Polri dan AFP membahas sembilan bidang prioritas kerja sama. Bidang tersebut meliputi penanggulangan terorisme, penyelundupan manusia, eksploitasi manusia, kejahatan terorganisasi, kejahatan siber, pemberantasan korupsi, forensik, peningkatan kapasitas bersama, serta penguatan upaya pengejaran buronan.

Kapolri menegaskan pentingnya memperkuat pertukaran informasi dan investigasi bersama dalam menangani kejahatan yang melibatkan lebih dari satu yurisdiksi. Penguatan tersebut juga mencakup penegakan hukum lintas yurisdiksi, pelacakan aset dan transaksi digital, serta peningkatan kapasitas personel.

Baca juga : Layanan ETLE Satu Atap di Samsat Polda Metro Permudah Masyarakat Buka Blokir

Kerja sama tersebut dinilai penting seiring perkembangan kejahatan transnasional yang semakin kompleks dan memanfaatkan teknologi serta jaringan lintas negara.

Rangkaian kegiatan SOM ke-14 juga diisi dengan JCLEC Board of Patrons Meeting. Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) merupakan pusat kerja sama peningkatan kapasitas penegak hukum yang telah beroperasi sejak 3 Juli 2004.

Adsense

Hingga Agustus 2026, JCLEC telah melatih lebih dari 53.091 personel penegak hukum dari berbagai negara. Pelatihan tersebut menjadi salah satu bagian dari kerja sama dalam meningkatkan kemampuan aparat menghadapi berbagai bentuk kejahatan transnasional.

Selain itu, rangkaian pertemuan menghasilkan penandatanganan Circular Resolution 31 dan pembahasan 2026 SOM Outcomes. Kedua pihak juga membahas rencana kerja sama melalui INP-AFP People Smuggling Cooperation Program Work Plan.

Baca juga : Banjir Bandang Solok, Polri Buka Mapolres Jadi Pengungsian

Rencana kerja tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta peningkatan kapasitas dalam penanganan tindak pidana penyelundupan manusia.

Dalam kunjungannya, Kapolri juga melakukan pertemuan bilateral dengan Commissioner of AFP Krissy Barrett. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu, termasuk penanganan buronan kedua negara dan peluang pengembangan kerja sama antara Polri dan AFP.

Pertemuan juga membahas akreditasi diplomatik para Liaison Officer AFP yang bertugas di Indonesia sebagai bagian dari penguatan koordinasi kedua lembaga.

Kapolri menegaskan bahwa keamanan Indonesia dan Australia tidak dapat dipisahkan. Karena itu, penguatan kerja sama antarlembaga penegak hukum kedua negara diperlukan untuk menghadapi ancaman kejahatan lintas batas.

Baca juga : HUT Ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Doa Bersama & Santuni Yatim Piatu

Pertukaran informasi, operasi bersama, peningkatan kapasitas, serta penegakan hukum lintas yurisdiksi diharapkan dapat memperkuat perlindungan bagi masyarakat Indonesia dan Australia sekaligus mendukung keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Seluruh rangkaian SOM ke-14 ditutup dengan Official Dinner. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan, persahabatan, dan rasa saling percaya antara Polri dan AFP.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense