RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) KH. Nasaruddin Umar menegaskan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan lembaga kredibel yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Menag Nasar meyakini kinerja BAZNAS profesional, transparan, dan akuntabel. Pengelolaannya juga diawasi ketat oleh berbagai lembaga pemeriksa.
Baca juga : BAZNAS-Kadin Kerja Sama Optimalkan ZIS Dunia Usaha Dan Pelatihan Pekerja Migran
“Jadi, percayalah kepada BAZNAS sebagai lembaga yang sangat kredibel. Insya Allah, kita percaya BAZNAS akan mempertanggungjawabkan seluruh kepercayaan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu kepada BAZNAS. BAZNAS diawasi oleh inspektorat, DPR, dan berbagai lembaga pemeriksa. Audit juga dilakukan, termasuk audit syariah dan audit lainnya,” kata Nasar saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Karena itu, Nasar mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kesadaran dalam menjalankan syariat Islam.
Baca juga : Menko Yusril Dorong Penyempurnaan UU Zakat Untuk Perkuat Posisi BAZNAS
Dia juga mengapresiasi visi dan misi BAZNAS yang sudah berada di jalur tepat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.
“Saya kira visi dan misi BAZNAS kali ini sudah benar. Tinggal sekarang bagaimana meningkatkan kesadaran syariah umat Islam agar kita sadar untuk menjalankan syariat Islam. Saham akhirat kita juga harus diingatkan kepada masyarakat,” ungkap Prof. Nasar.
Baca juga : Ketua MPR Apresiasi Kiprah BAZNAS Bantu Kemanusiaan Hingga Palestina
Pembukaan Rakornas BAZNAS 2026 turut dihadiri Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Rakornas tersebut diikuti sekitar 1.300 perwakilan BAZNAS tingkat provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.