Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persebaya-Garudayaksa Didenda Rp 100 Juta, Java United Kena Sanksi Berat
- Martha Tilaar, Pendiri Sariayu, Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
- Indonesia Dipatok Masuk 10 Besar Asian Para Games 2026
- Persebaya Belum Tajam, Tavares Soroti Penyelesaian Akhir
- Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Ketua MPR Apresiasi Kiprah BAZNAS Bantu Kemanusiaan Hingga Palestina
Rabu, 14 Oktober 2026 08:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengapresiasi kiprah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan ekonomi, mulai dari penyediaan air bersih, beasiswa, bantuan modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pembangunan rumah layak huni.
Kiprah BAZNAS juga menjangkau masyarakat Palestina. Apresiasi tersebut disampaikan Muzani dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 bertema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Menurut Muzani, berbagai program tersebut menunjukkan peran nyata BAZNAS dalam membantu masyarakat mengatasi persoalan sosial dan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
“Apa yang dikerjakan oleh BAZNAS itu sudah benar. Kalau ada kekeringan air, BAZNAS itu ada. Kalau ada beasiswa kurang, BAZNAS memberi. Kalau ada modal kurang, modal UMKM BAZNAS membantu. Kalau ada rumah tidak layak huni, BAZNAS ikut membangun,” ujar Muzani.
Baca juga : BAZNAS Targetkan Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional Rp 70 Triliun pada 2027
Dia mengakui, berbagai program yang dijalankan BAZNAS masih memiliki keterbatasan. Namun, langkah nyata yang telah dimulai dan terus dijalankan merupakan kontribusi penting yang patut diapresiasi.
“Kalau kurang pasti kurang, tapi yang luar biasa adalah BAZNAS sudah memulai itu semua,” katanya.
Muzani menegaskan, peran BAZNAS tidak sebatas menyalurkan bantuan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Melalui pengelolaan zakat yang produktif, BAZNAS diharapkan mampu mendorong mustahik atau penerima zakat agar semakin mandiri secara ekonomi hingga kelak menjadi muzaki, yakni orang yang menunaikan zakat.
Baca juga : Menlu Tata: Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina
“Ini amal BAZNAS, ini andil BAZNAS mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan kehidupan bangsa, mengangkat dari mustahik menjadi muzaki,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, baik untuk melayani masyarakat yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah maupun mereka yang membutuhkan pertolongan.
“BAZNAS harus hadir di tengah masyarakat. BAZNAS harus melayani masyarakat. BAZNAS harus hadir pada saat diperlukan, baik ketika masyarakat ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah maupun ketika mereka membutuhkan pertolongan. Itulah yang ingin dibicarakan dalam Rakornas hari ini,” ujarnya.
Rakornas BAZNAS 2026 berlangsung pada 13-15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk memperkuat pengelolaan zakat agar semakin produktif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca juga : Presiden Palestina Dicibir Menlu Israel
Pembukaan Rakornas turut dihadiri Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattar.
Hadir pula Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, jajaran pimpinan dan pimpinan ex-officio BAZNAS RI, Duta Besar Yordania untuk Indonesia Sudqi Atallah Abdel Qader Al-Omoush, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, Ketua BAZNAS periode 2020-2025 Noor Achmad, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya