RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) meraih penghargaan Satya JKN Awards 2026 kategori Pemerintah Daerah Provinsi sebagai Pemerintah Daerah Paling Berkomitmen dalam Implementasi Kepatuhan Badan Usaha pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penyerahan berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Gubernur Khofifah mengatakan, penghargaan Satya JKN Award menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Pemprov Jatim dalam mendukung penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat.
Khofifah bilang, daerahnya memiliki program Jatim Sehat yang menjadi salah satu prioritas pembangunan Jawa Timur. Program ini diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, merata, mudah diakses, dan berkeadilan.
Baca juga : BPJS Kesehatan Anugerahkan Satya JKN Awards 2026 Bukti Peduli Kesehatan Pekerja
"Jatim Sehat bukan hanya berbicara tentang bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan ketika sakit, tetapi juga bagaimana memastikan setiap warga memiliki akses terhadap perlindungan kesehatan. Termasuk para pekerja yang harus mendapatkan hak jaminan kesehatan melalui kepatuhan badan usaha terhadap Program JKN," kata Khofifah, dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Khofifah menjelaskan, upaya mewujudkan Jatim Sehat dilakukan melalui sejumlah program. Antara lain Kesehatan Inklusif, Preventif dan Aksesibel (KIPA), Pelayanan Kesehatan Gratis dan Berkualitas (TANTISTAS), Desa Sehat, serta penguatan layanan kesehatan rujukan.
Melalui program TANTISTAS, Pemprov Jatim mendorong perluasan akses pembiayaan kesehatan, termasuk dukungan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN dan pembiayaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin melalui program Biakesmaskin.
Sementara itu, program Desa Sehat difokuskan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar melalui optimalisasi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes), pemenuhan tenaga kesehatan, serta peningkatan kapasitas pelayanan Puskesmas.
Baca juga : Khofifah Sulap Lahan Sekolah Jadi Sumber Pangan, Jatim Raih Penghargaan Nasional
Pemprov Jatim juga mengembangkan pelayanan kesehatan bergerak untuk menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan akses. Di antaranya melalui layanan rumah sakit terapung dan kunjungan dokter spesialis di koridor Madura serta wilayah kepulauan.
"Prinsipnya, pelayanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Tidak boleh ada warga yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan hanya karena persoalan jarak, kondisi geografis, maupun keterbatasan ekonomi," tegas Khofifah.
Selain itu, penguatan layanan kesehatan rujukan dilakukan melalui pengembangan Jatim World Class Hospital Collaboration. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas rumah sakit rujukan milik Pemprov Jatim melalui modernisasi fasilitas, penguatan teknologi medis, serta kolaborasi dengan rumah sakit kelas dunia.
Khofifah menegaskan, perluasan akses pelayanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan penguatan perlindungan jaminan kesehatan. Karena itu, kepatuhan badan usaha dalam mendaftarkan pekerja sebagai peserta JKN dan memenuhi kewajiban pembayaran iuran perlu terus ditingkatkan.
Baca juga : Pemprov Jatim Masuk Nominator Penghargaan IMN 2026 TvOne
Pemprov Jatim, lanjutnya, akan memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan dunia usaha untuk memastikan kewajiban kepesertaan JKN dijalankan sesuai ketentuan. Dengan demikian, para pekerja dapat memperoleh hak perlindungan kesehatan sebagaimana mestinya.
"Jangan sampai ada pekerja yang kehilangan hak perlindungan kesehatannya karena badan usaha tidak memenuhi kewajiban kepesertaan JKN. Perlindungan kesehatan pekerja merupakan tanggung jawab bersama yang harus kita jaga," tandasnya.
Eks Menteri Sosial itu berharap penghargaan Satya JKN Awards 2026 semakin memperkuat kolaborasi pemerintah, BPJS Kesehatan dan badan usaha dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang merata di Jawa Timur.
"Penghargaan ini bukan menjadi titik akhir, tetapi menjadi pengingat bahwa upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan harus terus dilanjutkan. Inilah semangat Jatim Sehat dalam Nawa Bhakti Satya," bebernya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.