BREAKING NEWS
 

Garda Satu Dukung BGN Aktifkan Dapur MBG Siap Beroperasi

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 4 November 2026 17:36 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Garda Satu, Solihin Pure. Foto: Garda Satu

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Satu mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) segera membenahi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait kepastian operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Garda Satu meminta BGN segera mengaktifkan dapur-dapur SPPG yang telah siap beroperasi serta mencabut status suspend terhadap dapur yang masih memenuhi persyaratan operasional.

Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Garda Satu menilai, persoalan operasional dapur dan ketidakpastian kemitraan harus segera diselesaikan agar pelaksanaan MBG tidak terhambat.

Sekretaris Jenderal DPP Garda Satu, Solihin Pure, menyoroti kontribusi para mitra yang sejak awal telah bersedia bekerja sama dengan pemerintah, termasuk mengeluarkan modal untuk menyiapkan fasilitas dapur SPPG.

Baca juga : Cak Rohim Kukuhkan Garda Satu Malang Raya, Siap Kawal Prabowo-Gibran

"Para mitra sudah mau bekerja sama dan mengeluarkan modal," tegas Solihin di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, kontribusi para mitra dalam mendukung pelaksanaan MBG harus mendapatkan perhatian dan kepastian dari BGN. Fasilitas yang telah dibangun dengan investasi besar tidak seharusnya dibiarkan tanpa kejelasan operasional.

Adsense

Senada, Koordinator Lapangan (Korlap) Garda Satu, Heri, meminta BGN segera mengaktifkan dapur SPPG yang telah siap beroperasi serta mengevaluasi dan mencabut status suspend terhadap dapur yang memenuhi persyaratan. “Jangan sampai program prioritas Presiden tertunda,” ujar Heri.

Garda Satu menilai, percepatan aktivasi dapur SPPG penting agar pelaksanaan MBG berjalan optimal. Selain memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan, langkah tersebut juga memberikan kepastian kepada mitra dan investor yang telah mengalokasikan modal untuk mendukung program pemerintah.

Baca juga : Garda Satu: Almarhum Salim Sayyid Mengga Sosok Peduli Pendidikan

Persoalan transparansi juga menjadi sorotan. Garda Satu meminta BGN membuka data secara jelas mengenai jumlah dapur SPPG yang sudah beroperasi, siap beroperasi tetapi belum diaktifkan, masih dalam tahap pembangunan, hingga yang belum memperoleh kepastian operasional.

Selain itu, BGN didesak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan, sistem kemitraan, koordinasi, dan pelaksanaan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.

Garda Satu juga meminta BGN membangun komunikasi terbuka dengan para perintis, mitra, investor, serta seluruh elemen masyarakat yang sejak awal mendukung program tersebut.

Secara keseluruhan, terdapat tujuh saran Garda Satu kepada BGN. Yakni, pengakuan terhadap kontribusi para perintis MBG, pembenahan pola komunikasi, keterbukaan data dapur, kepastian bagi mitra dan investor, evaluasi sistem kemitraan dan operasional, penguatan koordinasi, serta peningkatan pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan program.

Baca juga : Garda Satu Peduli Salurkan Paket Alat Sekolah Di Pelosok Agam

Garda Satu menegaskan, saran yang disampaikan merupakan wujud kepedulian agar program prioritas pemerintah berjalan sesuai tujuan awal, tanpa terkendala persoalan koordinasi, ketidakpastian kemitraan, maupun lemahnya realisasi operasional di lapangan.

Garda Satu menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan MBG, termasuk memastikan dapur-dapur SPPG yang telah siap dapat segera beroperasi dan para mitra memperoleh kepastian atas investasi serta kerja sama yang telah dibangun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense