Sebelumnya
IraSKaminsky mengatakan, tahapan distribusi Vaksin Covid-19 harus dilakukan melalui prosedur ilmiah, jaringan distribusi, peralatan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola vaksin. “Semua penting disiapkan untuk mulai vaksinasi. Ini tekad dan prosedural yang ditempuh Pak @jokowi,” kata dia.
Andira_885 meminta masyarakat bersabar menanti vaksin didistribusikan ke daerahdaerah. Kondisi geografis Indonesia sangat luas, tidak memungkinkan dilakukan vaksinasi serentak.
Baca juga : Bio Farma Sudah Siapkan Rantai Distribusi Vaksin Covid-19
“Sistem distribusi vaksin ke daerah telah disiapkan lewat simulasi di beberapa provinsi. Setelah diputuskan vaksinasi dimulai, semua sudah dalam keadaan siap,” kata Haloobund2.
Hal senada diungkapkan Mimi_chimmy. Dia mengingatkan, proses, persiapan dan distribusi vaksin masih memerlukan waktu yang panjang. Karena itu, dia meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan.
Baca juga : Terawan: 107 Juta Orang Akan Disuntik Vaksin Covid
“Tahapan pemberian vaksin, seluruh prosedur harus diikuti dengan baik. Sistem distribusi vaksin ke daerah. Vaksinasi tidak mungkin dilakukan serempak.
Meski vaksin sudah ada, tetap harus disiplin, taati prokes,” ujar RBonafida. “Butuh manajemen distribusi yang baik dari pemerintah agar proses vaksinasi ini efektif dan efisien.
Baca juga : Warga DKI Yang Nggak Mau Dites Atau Vaksin Covid, Bisa Kena Denda Rp 5 Juta
Belum lagi masalah pengendalian harga vaksin yang bisa saja sampai ke tangan masyarakat jadi melambung seperti dulu swab test,” kata KeringObat.
Mondaynesses mengatakan, distribusi vaksin Covid-19 perlu kebijakan inklusif. Hal itu demi menghindarkan vaksin dari tangan-tangan orang jahat, orang yang ingin menjual vaksin dengan harga mahal. “Setelah korupsi bansos, yang berikutnya kita juga harus hati-hati dengan “mafia vaksin”. Harus ada regulasi dan pengawasan ketat,” kata Na_dirs, mengingatkan. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.