BREAKING NEWS
 

Survey Udara Banjir Bandang Kota Batu

BNPB: Banyak Titik Longsor Di Sepanjang Tebing Alur Lembah Sungai Di Wilayah Hulu

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 7 November 2021 11:57 WIB

 Sebelumnya 
Pertama, BNPB mengingatkan kembali adanya fenomena La Nina hingga Februari 2022. Fenomena tersebut dapat memicu terjadinya peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan sebanyak 20-70 persen.

Kedua, mengingat masih banyak terlihat pohon-pohon tumbang di lokasi bekas longsoran di hulu, diperlukan adanya giat susur sungai dengan instansi yang berpengalaman seperti TNI, Polri, Basarnas.

Hal itu sangat penting dilakukan, untuk melihat titik-titik potensi sumbatan atau bendung alam di wilayah hulu.

Baca juga : Banjir Bandang Di Kota Batu, PLN Pulihkan Pasokan Listrik Ke 26.236 Pelanggan

Kegiatan susur sungai ini harus diikuti dengan pembersihan sisa-sisa pohon tumbang di wilayah hulu, sebab hal itu masih berpotensi menghambat atau membendung aliran.

BNPB juga merekomendasikan agar wilayah lereng tebing atau kawasan kebun semusim lainnya ditanami dengan jenis vegetasi yang keras dan berakar kuat. Sehingga, dapat mengikat tanah dan mencegah terjadinya longsoran.

Selain itu, BNPB juga merekomendasikan agar tidak memanfaatka lereng jalur lembah sungai untuk perkebunan semusim.

Baca juga : Banjir Bandang Di Kota Batu Renggut 2 Korban Jiwa, 6 Orang Masih Dicari

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Batu bisa mengacu kepada aturan penggunaan lahan sepanjang sempadan sungai.

Lereng terjal dengan tingkat kemiringan hingga 30 derajat sebaiknya ditanami vetiver, jenis tumbuhan yang memiliki akar kuat dan dapat mengikat tanah.

Rekomendasi terakhir, kesiapsiagaan masyarakat harus ditingkatkan, khususnya saat terjadi hujan deras.

Baca juga : Banjir Bandang Kota Batu, 15 Orang Hanyut Terseret Aliran Sungai

Jika terjadi hujan sangat deras secara menerus selama 1 jam, jarak pandang terbatas hanya 30 m, masyarakat yang tinggal di sekitar lereng tebing dan di daerah rendah sepanjang aliran sungai, harus dievakuasi sementara ke tempat yang lebih aman. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense