BREAKING NEWS
 

MKD Awards, Bentuk Apresiasi dan Legacy untuk DPR Periode Mendatang

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 3 September 2024 11:42 WIB
Penyerahan MKD Awards kepada anggota Dewan berprestasi. (Foto: Dok. DPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menggelar MKD Awards. Wakil Ketua MKD DPR Imron Amin mengatakan, MKD Awards adalah legacy atau warisan untuk periode yang akan datang. Pasalnya, membangun peradaban etik bagi anggota DPR tidak mudah. Butuh pembiasaan, apresiasi, serta pengawasan dari MKD dan pengawasan dari masyarakat.

“MKD Awards ini adalah legacy MKD untuk periode berikutnya. Kita berharap di masa yang akan datang, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya," kata Imron, dalam keterangannya, Selasa (3/9/2024).

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu bilang, penegakan kode etik MKD tidak hanya dilakukan melalui sistem penindakan dengan memberikan sanksi. Tapi juga dapat dilakukan melalui sistem pencegahan dengan memberikan apresiasi. Apresiasi sangat penting agar setiap anggota merasa terhargai jerih payahnya, terhargai kinerjanya.

"Jika anggota DPR dapat dihargai kinerjanya, ia akan mengulang lagi kinerja itu. Semakin banyak anggota DPR melakukan perbaikan ke dalam, kinerja DPR secara keseluruhannya akan menjadi lebih baik," katanya.

Baca juga : Bamsoet Apresiasi 16 Tahun Perjalanan Politik Partai Gerindra

Imron melanjutkan, pemberian apresiasi dalam bentuk MKD Awards merupakan bentuk pembudayaan dari perilaku etis anggota dewan. Pembudayaan, berarti proses mengembangkan dan mengimplementasikan sebuah nilai etika dalam perilaku anggota DPR.

Menurutnya, berbagai penelitian menyimpulkan bahwa pembiasaan oleh orang-perorang dengan standar etika tinggi lebih banyak berhasil mencegah potensi pelanggaran daripada seperangkat aturan yang rinci.

"Sikap dan perilaku anggota DPR lebih berhasil mencegah bentuk-bentuk perilaku tertentu. Karena itu, pendekatan budaya bertujuan membangun sistem etika yang didasarkan pada pandangan bahwa dengan tindakan mencegah lebih banyak daripada menghukum," ucap Imron.

Adsense

Ia juga menyampaikan, pendekatan budaya menekankan proses internalisasi. Internalisasi adalah proses sedemikian rupa untuk menanamkan nilai dan kesadaran ke dalam diri dengan penuh penghayatan sehingga menjadi bahagian dari kesadaran individu.

Baca juga : Pj Gubernur Aceh Safrizal Terima Apresiasi Kinerja Kepala Daerah Dari Kemendagri

Imron menuturkan, internalisasi kode etik itu berarti, anggota Dewan menghayati standar etika yang harus dimiliki sebagai wakil rakyat. Jika anggota Dewan itu menjaganya, maka ia akan mampu menjaga kepercayaan publik khususnya konstituen yang memilihnya. Sehingga tidak terbangun jarak antara wakil rakyat dengan basis sosialnya.

"Selain itu, internalisasi juga berarti anggota DPR mampu menjaga martabat dan kehormatan lembaga DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Menjalankan fungsi checks and balances dalam sistem demokrasi di Indonesia," ucap dia.

Proses internalisasi adalah mekanisme pencegahan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang norma-norma etik yang telah dipraktikkan oleh anggota dewan. Hal ini dimaksudkan mendorong budaya politik bagi anggota dewan lainnya untuk memiliki standar etika yang tinggi. Budaya standar etika yang tinggi akan banyak mencegah potensi pelanggaran.

Selain itu, upaya-upaya terpadu melalui diskusi dan pelatihan harus dibuat untuk menanamkan kepada anggota parlemen nilai-nilai dasar budaya etika hingga membentuk rasa disiplin dan tanggung jawab yang datang dari dalam diri anggota berdasarkan keteladanan anggota DPR.

Baca juga : Sinar Mas Apresiasi Para Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris

Penentuan yang memperoleh MKD Awards diputuskan MKD melalui berbagai penilaian dengan memperhatikan beberapa pertimbangan dari fraksi. Oleh karena itu, pemberian apresiasi dalam bentuk MKD Awards merupakan langkah strategis untuk dilanjutkan oleh MKD periode 2024-2029.

Dia menerangkan, situasi DPR yang dipercaya penuh oleh rakyat tidak dapat dihasilkan secara singkat. Sebagaimana etika, hal itu harus dijalankan dengan berkelanjutan.

"Membangun kesadaran tidak dapat dilakukan dengan paksaan apalagi tekanan, melainkan bersumber dari kehendak dan hasrat para wakil rakyat itu sendiri. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan Selamat kepada seluruh penerima penghargaan MKD Awards 2024, semoga terus senantiasa berkarya menjadi wakil wakyat yang beretika," ucapnya.

Penerima MKD Awards 2024

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense