Sebelumnya
Pihaknya juga meminta Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) untuk menyimpan beras yang telah diserap apabila gudang-gudang Bulog telah penuh. "Penyimpanan ini bisa dilakukan dengan mengalirkan stok ke gudang filial, atau jika perlu, kita yang akan menanggung biaya sewanya,” kata dia.
Wahyu memastikan, anggaran Bulog juga sudah siap sebanyak Rp 16 triliun untuk membeli beras sebanyak 3 juta ton tersebut. Anggaran tersebut bersumber dari APBN, bukan pinjaman perbankan. "APBN, semacam endowment fund. Jadi masuk di kita, seperti pinjaman, tapi suku bunganya kecil sekali," tambahnya.
Baca juga : BTN Syariah Potensial Jadi Pemain Besar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ikut memberi keterangan. Amran menegaskan, kesepakatan untuk menyerap beras sebanyak 3 juta ton merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo sebelum kunjungan kenegaraan ke India.
Amran menjelaskan, proyeksi surplus produksi padi pada Maret diperkirakan mencapai 2,9 juta ton. Sementara, surplus pada April diperkirakan mencapai 4 juta ton. Diharapkan surplus ini diserap oleh Bulog agar harga gabah tidak jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP).
Baca juga : Pemerintah Siap Kucurkan Modal Hingga Rp 10 Miliar
“Kita harap ini bisa diserap 3 juta ton sampai April. Itu kita sudah sepakati semua, semua pihak mulai Perpadi, Bulog, Kementerian Pertanian, ada dari Kepolisian yang mengawal, ada TNI juga ikut mengawal. Insya Allah ini bisa kita tunaikan dalam waktu secepat-cepatnya," kata Amran.
Amran mengatakan, Pemerintah telah menetapkan HPP untuk gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram. Sementara harga beras Rp 12 ribu per kilogram. Dia pun berharap, dengan pembelian beras Bulog ini akan mendongkrak gabah petani yang saat ini masih anjlok di banyak wilayah. "Ini masih di bawah HPP semua, lihat provinsi ada 70 persen di bawah HPP. Tapi Insya Allah, kami yakin mulai besok akan bergerak naik," tambahnya.
Baca juga : Program Pangan Murah Digeber Jelang Ramadan
Sementara, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan, hingga saat ini stok beras di Gudang Bulog mencapai 2 juta ton. Dengan tambahan pembelian 3 juta ton beras petani dalam 3-4 bulan ke depan, Bulog akan memiliki total beras 5 juta ton di dalam gudang. “Kita semua sepakat mengamankan 3 juta ton segera," bilangnya. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Jumat, 31 Januari 2025 dengan judul "Senayan Beri Dukungan Dengan 16 T, Bulog Gampang Beli 3 Juta Ton Beras Petani"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.