Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Stabilitas Harga
Program Pangan Murah Digeber Jelang Ramadan
Jumat, 31 Januari 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Permintaan bahan pangan diprediksi meningkat menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengeber program Pangan Murah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengungkapkan, 98 persen pangan Jakarta berasal dari luar. Karena Jakarta bukan kota produsen, tapi kota konsumen. Dalam Undang-Undang (UU) Pangan Nomor 18 Tahun 2012 dengan turunan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2015, pemenuhan kebutuhan pangan harus diintervensi Pemerintah.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menggelar Program Pangan Bersubsidi dan Pangan Murah. Program ini diharapkan memberi dampak positif dalam peningkatan asupan gizi, memastikan aksesibilitas pangan yang lebih merata dan menjaga stabilitas harga pangan.
Baca juga : PSV Rusak Rekor Sempurna Liverpool
“Harus dibedakan Pangan Bersubsidi dengan Pangan Murah. Kegiatan menjual pangan murah kami lakukan setiap hari di sekitar delapan lokasi,” ungkap Eli, sapaan Suharini Eliawati, dalam keterangannya, Kamis (30/1/2025).
Eli menjelaskan, Program Pangan Murah ini untuk seluruh masyarakat.
“Kami jamin harganya di bawah harga pasar. Kami bekerja sama dengan tiga BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Pangan Pemprov DKI Jakarta,” ujarnya.
Baca juga : Badminton Thailand Master 2025, Alwi Kubur Mimpi Kalong
Ketiga BUMD tersebut, yakni Perumda Dharma Jaya sebagai penyedia daging sapi, kerbau, ayam dan ikan. PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) penyedia beras, minyak goreng, telur dan sebagainya. Sedangkan, Perumda Dharma Jaya yang bertanggung jawab dalam melakukan distribusinya.
Untuk mengetahui jadwal dan lokasi pangan murah, warga dapat memantaunya di akun Instagram KPKP atau tiga BUMD tersebut.
“Program Pangan Murah ini akan lebih intensif menjelang Ramadan, Lebaran atau momentum tertentu,” ucapnya.
Baca juga : Agnes Jennifer Siap Menjanda
Sementara Pangan Bersubsidi adalah intervensi Pemprov DKI Jakarta dalam penyiapan enam komoditas pangan untuk masyarakat tertentu. Enam komoditas pangan itu, yakni beras, daging sapi, daging ayam, telur, ikan kembung dan susu.
“Susu diperuntukkan bagi anak-anak pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar). Pemegang KJP dapat lengkap enam komoditas tersebut. Sedangkan penerima manfaat lain hanya dapat lima komoditas pangan,” jelasnya.
Program ini juga bekerja sama dengan tiga BUMD Pangan, Dharma Jaya, Food Station dan Pasar Jaya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya