RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia memiliki target untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Wakil Ketua MPR RI Fraksi PAN Eddy Soeparno mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dibangun dengan fondasi yang berkelanjutan, salah satunya melalui transisi menuju energi terbarukan.
Hal ini disampaikan dalam acara MPR RI Goes to Campus di Universitas Bakrie, Jakarta (28/2/2025).
Di hadapan Guru Besar dan Mahasiswa Universitas Bakrie, Eddy Soeparno menyampaikan bahwa saat ini dampak perubahan iklim semakin terasa dengan kenaikan suhu yang terjadi di beberapa kota seperti Jakarta, Bogor, Depok dan Semarang.
Baca juga : DPR Kebut RUU EBET
Seiring dengan kenaikan suhu, kualitas udara juga semakin menurun ditandai dengan Air Quality Indeks yang buruk.
“Saat ini kita tidak lagi menghadapi dampak perubahan iklim. Tapi lebih daripada itu kita menghadapi krisis iklim dan karena itu harus dihadapi dengan manajemen krisis. Harus diingat bahwa saat ini transisi energi bukan sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan," ujar Eddy.
“Jika kita ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen secara berkelanjutan, kita harus segera beralih ke energi terbarukan," ucapnya.
Doktor Ilmu Politik UI ini menekankan bahwa hak atas lingkungan hidup yang sehat sudah diatur dalam Pasal 28H ayat 1 UUD 1945, yang menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Baca juga : IPA Goes to Campus: Peran Migas dalam Transisi Energi
Oleh karena itu, transisi energi adalah upaya negara menjamin hak konstitusional rakyatnya.
"Kita tidak bisa menutup mata terhadap dampak polusi udara dan krisis iklim yang sudah kita rasakan hari ini. Negara wajib memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan lingkungan yang sehat," ujar Eddy.
Di hadapan mahasiswa Universitas Bakrie, Eddy Soeparno mengajak kampus untuk berkolaborasi dengan MPR RI dalam merumuskan kebijakan energi yang berbasis riset.
"Mahasiswa adalah agen perubahan. Saya ingin Universitas Bakrie ikut aktif memberikan usulan kebijakan berbasis riset dari kampus. MPR akan memfasilitasi keikutsertaan kampus dalam aspek kebijakan, legislasi, dan pengawasan," ujar Eddy.
Baca juga : Gelar Rakernas, BPP HIPKA Dukung Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
"Ini adalah kesempatan bagi akademisi untuk berkontribusi langsung dalam membentuk masa depan energi Indonesia," pungkas Anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi investasi, hilirisasi, lingkungan hidup serta energi dan sumber daya mineral.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.